INACA: Kondisi Bisnis Penerbangan Saat Ini Sangat Terpuruk

INACA: Kondisi Bisnis Penerbangan Saat Ini Sangat Terpuruk
UANG | 15 April 2020 13:53 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Denon Prawiraatmadja mengatakan, kondisi bisnis penerbangan saat ini sangat terpuruk. Hal tersebut salah satunya dipicu oleh peraturan jaga jarak atau social distancing yang diterapkan pemerintah sejak bulan lalu.

Untuk maskapai sendiri, social distancing dilakukan dengan pengurangan jumlah kapasitas tempat duduk bagi penumpang sebanyak 50 persen. Hal tersebut membuat jumlah keterisian pesawat menurun apabila dibandingkan dengan kondisi normal.

"Tidak kami pungkiri, dengan berkurangnya seating capacity tersebut maka load factor akan ikut turun, dan ini tentunya akan menambah cost per seat per aircraft. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa saat ini kondisi bisnis penerbangan sangat terpuruk," ujarnya di Jakarta, Rabu (15/4).

Untuk mengurangi beban tersebut, INACA merespon secara positif langkah dari Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang akan menaikkan Tarif Batas Aras (TBA) - Tarif Batas Bawah (TBB) tiket pesawat untuk meringankan beban maskapai.

Langkah yang diambil oleh Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan menaikkan TBA-TBB tiket pesawat yang tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 18 Tahun 2020 pasal 14.

Dia melanjutkan, semua langkah ini di ambil oleh Pemerintah semata-mata untuk percepatan penanggulangan wabah Covid-19, yang saat ini tengah dilakukan secara optimal oleh semua pihak di Tanah Air.

"Maskapai Nasional, Garuda Indonesia, juga memandang kebijakan ini merupakan upaya Pemerintah yang secara serius menuntaskan penyebaran Covid-19. Dan penyesuaian TBA dan TBB ini diberlakukan untuk 2 bulan kedepan saja," paparnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Pramugari Ini Ungkap Dimodusin Pilot Senior, Ditawari Apartemen Tapi Harus Mau Ngamar
Curhat Pilu Bos AirAsia Tony Fernandes Hadapi Pandemi Covid-19
Industri Penerbangan Butuh Uluran Tangan Imbas Terpukul Corona
Garuda Indonesia Bisa Layani Penerbangan Penumpang dan Kargo ke Timika
Sering-Sering Elus Dada Gara-Gara Corona
Data BPS: Penumpang Pesawat Turun 8 Persen Sepanjang Februari 2020

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami