Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemda DKI Tercepat dan Tertinggi di Indonesia

Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemda DKI Tercepat dan Tertinggi di Indonesia
Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko
UANG | 24 Februari 2021 16:00 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Tingkat elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (Pemda) untuk DKI Jakarta menjadi yang tertinggi dari 34 provinsi yang ada. Dari skala 5, DKI Jakarta memiliki skala 4,4 yang artinya menjadi tercepat dan terbesar di seluruh Indonesia.

"Jakarta ini indeks elektronifikasi sudah sampai 4,4 dari 5. Itu indeks tercepat dan terbesar dari provinsi lain," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jakarta, Onny Widjanarko dalam Diskusi Online bertajuk Digitalisasi Perparkiran, Siapa Diuntungkan, Jakarta, Rabu (24/2).

Onny tak heran bila DKI Jakarta menjadi provinsi tercepat dalam elektronifikasi. Sebab inovasi di ibu kota ini tidak pernah berhenti.

Salah satunya dalam hal penyediaan layanan transportasi yang terintegrasi dengan aplikasi. Bahkan ini akan terus berkembang dengan digitalisasi perparkiran.

"Sekarang parkir ini akan jadi bagian dari elektronifikasi transaksi pemerintah," kata dia

Ini menunjukkan program transaksi non tunai tidak hanya menyasar masyarakat. Melainkan juga kepada pemerintah dalam hal elektronifikasi transaksi.

"Jadi non cash progam sekarang ini bukan hanya buat masyarakat tapi juga buat Pemda," kata dia.

Hal ini sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo yang meminta Bank Indonesia untuk mendorong proses transformasi digital. Dalam hal ini setidaknya ada 3 hal yang menjadi objek digitalisasi.

Mulai dari penyaluran bantuan sosial non tunai, elektronifikasi transaksi pemerintah daerah dan transportasi yang diarahkan ke sistem digital. Demi mempercepat proses tersebut, pemerintah membuat Tim Perluasan dan Percepatan Digitalisasi Daerah (TP2DD). (mdk/idr)

Baca juga:
Bank Indonesia: Kinerja Ekspor Indonesia Sudah On Track
Suku Bunga Deposito Turun, Masyarakat Pilih Lari ke Saham dan Obligasi
Bank Indonesia Hapus Kewajiban Pencairan Bertahap untuk Properti Inden
Pelonggaran DP Rumah & Otomotif Diharapkan Genjot Kredit Konsumsi 0,5 Persen
BI: Suku Bunga Deposito Lebih Cepat Turun Dibanding Kredit

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami