Indonesia Berpotensi Menjadi Pengekspor Vanili Terbesar di Dunia

Indonesia Berpotensi Menjadi Pengekspor Vanili Terbesar di Dunia
Warga Banyuwangi Tanam Vanili di Pekarangan. ©2020 Merdeka.com
UANG | 13 Agustus 2020 15:35 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Kementerian Perdagangan terus berupaya meningkatkan nilai tambah ekspor komoditas Vanili. Salah satunya dengan mengerahkan para perwakilan perdagangan di luar negeri, yaitu para Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) untuk mempromosikan produk-produk vanili bernilai tambah.

Terlebih, vanili kerap disebut sebagai emas hijau karena memiliki nilai ekonomis serta harga jual yang tinggi. Mengingat biji vanili pernah mencapai harga tertinggi di 2018, yakni USD 650 per kilogram (Kg). Sedangkan pada 2020, harga biji vanili terkoreksi menjadi USD 200 per kilogram.

"Hal ini mengingat besarnya potensi Indonesia menjadi basis ekspor vanili terbesar di dunia. Salah satunya dapat tercapai melalui diversifikasi produk ekspor dengan tidak bergantung pada bahan mentah, tapi juga pengembangan hilirisasi produk olahan vanili," kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Kasan, di Jakarta, Kamis (13/8).

Menurutnya hilirisasi dari pengolahan komoditas vanili, selain memberi nilai tambah dan meningkatkan daya saing, dapat memperbesar nilai ekspor. "Untuk itu, kami mengharapkan peran strategis dari Atase Perdagangan dan ITPC untuk mempromosikan produk-produk vanili bernilai tambah," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Produk Turunan Vanili...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami