Indonesia Impor Listrik 100 MW dari Malaysia di 2020

Indonesia Impor Listrik 100 MW dari Malaysia di 2020
PLN. merdeka.com/Arie Basuki
UANG | 13 Januari 2021 17:24 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat pasokan cadangan listrik secara nasional sebesar 30,10 persen pada tahun lalu. Meski demikian, Indonesia masih melakukan impor listrik sekitar 100 hingga 120 mega watt (MW) dari Malaysia pada 2020.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rida Mulyana mengatakan, pemenuhan listrik impor tersebut dilakukan untuk mencukupi permintaan listrik di Kalimantan Barat.

"Jadi ada listrik diimpor dari Malaysia, Sarawak ke Kalimantan Barat. Hal ini dilakukan melalui kerja sama secara bilateral G to G. Di mana kerja sama ini bisa ekspor impor listrik, namun tahap sekarang kita mengimpor dulu," ujarnya dalam diskusi daring, Jakarta, Rabu (13/01).

Adapun pasokan listrik tersebut berasal dari perusahaan listrik Malaysia yaitu Sarawak Electricity Supply Corporation (SESCO), anak usaha Sarawak Energy Berhad. Secara keseluruhan rasio impor listrik ini masih hanya 0,54 persen dibandingkan total konsumsi listrik nasional.

"Apabila pembangkit listrik baru di Kalimantan telah selesai proses pembangunannya dan bisa beroperasi, maka bukan tak mungkin Indonesia bisa mengekspor listrik ke Malaysia," tandasnya. (mdk/idr)

Baca juga:
Keluhan Pelanggan Naik 150 Persen Selama Pandemi, ini Solusi PLN
Lebih dari 6 Juta Pelanggan Listrik PLN di Jatim Akan Dapat Keringanan, Ini Faktanya
Pemerintah Pastikan Pasokan Listrik Jawa-Bali Aman Selama Nataru
PLN Disjaya Catat Konsumsi Listrik Turun 3,15 Persen Saat Natal 2020
Cek Kesiapan SPKLU, Komisaris PLN Uji Coba Mobil Listrik dari Jakarta ke Bali
PLN Tambah 4 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Ruas Tol Surabaya-Jakarta

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami