Industri Manufaktur Jadi Pengungkit Ekonomi di Tengah Pandemi

Industri Manufaktur Jadi Pengungkit Ekonomi di Tengah Pandemi
UANG | 30 September 2020 16:53 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, kegiatan manufaktur berkontribusi besar untuk membangkitkan ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Sebab, 30 persen penerimaan pajak berasal dari sektor manufaktur.

Selain itu, 80 persen ekspor Indonesia juga berasal dari perusahaan manufaktur, demikian juga kontribusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) hampir seluruhnya dari sektor ini.

"Seluruhnya menunjukkan arah yang baik, sehingga kegiatan manufaktur ini akan terus didorong, apalagi terkait dengan distribusi, retailer, seluruhnya sudah menggunakan teknologi berbasis digital, demikian pula dengan sektor keuangannya," ujar Airlangga dalam peresmian atap solar panel Pabrik Coca Cola Amatil Cibitung, Rabu (30/9).

Dia menjelaskan, pandemi Covid-19 telah mengubah kegiatan-kegiatan analog menjadi digital. Para pekerja mulai melalui work from home (WFH), meski ada yang masih work from office (WFO) namun para pekerja sektor manufaktur tetap masih harus bekerja di pabrik.

"Work in factory ini harus berjalan. Work in the factory ini menunjang perekonomian nasional, dan dalam kondisi ekonomi sekarang, kegiatan manufaktur telah membuktikan diri sebagai pengungkit ekonomi," lanjutnya.

Untuk mendukung sektor manufaktur, pemerintah tengah gencar menyelesaikan Omnibus Law RUU Cipta Kerja. Regulasi ini dinilai bakal mempermudah investasi masuk ke Indonesia serta membangkitkan industri dalam negeri yang berorientasi ekspor.

Menurutnya, hampir seluruh pasal-pasal yang ada telah disetujui dan dalam waktu dekat, RUU ini bisa segera diselesaikan. "Saya dapat sampaikan, hampir seluruh pasal-pasal telah disetujui bersama oleh pemerintah dan 9 fraksi di DPR, dan dalam waktu tidak lama, ditargetkan dalam masa sidang ini bisa diselesaikan," ujarnya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Menperin Ingatkan Pengusaha: Terapkan Protokol Kesehatan, Pekerja Ialah Aset Penting
Indeks PMI Meroket, Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III Diyakini Lebih Baik
5 Pro Kontra dari Sisi Ekonomi Atas Pemberlakuan Kembali PSBB Ketat DKI
Menperin soal Indeks Manufaktur RI Naik: Kita Harus Jaga dan Tingkatkan
Penerimaan Pajak 2020 Diprediksi Hanya Capai Rp 1.239 Triliun
Aktivitas Manufaktur Indonesia Membaik di Agustus, Tertinggi Sejak Februari 2020

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami