Inggris Minat Bangun Jalur Kereta Api di Bali

UANG | 12 Juni 2019 11:48 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menggelar pertemuan tertutup dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik di kantornya pada Selasa sore, 11 Juni 2019.

Banyak hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut, termasuk peluang Inggris untuk bisa berinvestasi di Indonesia. Mayoritas Inggris melirik proyek-proyek kereta api yang akan dibangun pemerintah.

"Tercatat reaktivasi kereta Bandung-Ciwidey, kereta dalam kota Jakarta Surabaya, bandara-bandara hingga pelabuhan menjadi target. Kereta di Bali yang jarang dilirik investor menjadi bahasan intensif," kata Budi Karya seperti dikutip Liputan6.com dari akun Instagramnya, Rabu (12/6).

Peluang investasi ini bisa dilakukan Inggris baik secara langsung atau tidak langsung, seperti dengan menyediakan plafon pinjaman lunak untuk bisa menjadi sumber pendanaan proyek tersebut.

Untuk pinjaman lunak, setidaknya Inggris menawarkan alokasi hingga Rp55 triliun dengan lokal konten bisa mencapai 80 persen.

Sebagai negara yang lebih maju, saat ini Inggris bisa menjadi contoh bagaimana pengembangan sistem transportasi di Indonesia ke depannya.

"Harapannya dengan adanya kerjasama kedua negara ini, bisa mempercepat perkembangan dan pembangunan berbagai sektor transportasi di Indonesia," pungkas Budi Karya.

Sumber: Liputan6

Reporter: Ilyas Nur Praditya

Baca juga:
Menteri PUPR: Desain Parkir Rest Area Tol Harus Diubah
Melihat Pembangunan Skybridge Penghubung LRT-Transjakarta Velodrome
Fungsional Tol Manado-Bitung Lebaran 2019 Berakhir Hari Ini
Pembangunan Infrastruktur Jokowi Sukses Alihkan Pemudik Lebaran 2019 Pakai Bus
Wiranto Nilai Angka Kecelakaan Mudik Turun Karena Pembangunan Infrastruktur
Mudik 2019 Lancar, Bos BI Puji Pembangunan Infrastruktur Jokowi
Klaim Mudik 2019 Lancar, Menhub Bilang Bukti Pembangunan Infrastruktur Termanfaatkan

(mdk/idr)