Ini alasan pasar Tanah Abang sepi pembeli di awal Ramadan

Ini alasan pasar Tanah Abang sepi pembeli di awal Ramadan
Tanah Abang sepi pembeli di hari pertama bulan puasa. ©2018 Merdeka.com/Wilfridus Setu Embu
UANG | 18 Mei 2018 15:22 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ngadiran angkat bicara mengenai sepinya pengunjung di Pasar Tanah Abang Blok G. Dia pun membenarkan lesunya pasar di awal bulan puasa ini.

"Sangat betul (keadaan pasar saat hari pertama bulan puasa) sepi," ungkapnya kepada merdeka.com, Jumat (18/5).

Menurutnya, hal ini disebabkan masyarakat lebih memilih membelanjakan uangnya untuk kebutuhan lain, salah satunya untuk biaya pendidikan. "Ini musim anak masuk sekolah, masuk kuliah dan kenaikan kelas, pas kebetulan puasa situasi dan kondisi pasar masih lesu," jelasnya.

Selain itu, jelang puasa tahun ini harga-harga bahan pokok terpantau stabil, meskipun ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga.

"Beras karena sedang musim panen harga aman-aman saja. Medium Rp 9.000-an. Premium Rp 11.500 sampai dengan Rp 13.000. Yang ada naik harga telur standar Rp 19.000-20.000 sekarang Rp 24.000-25.000," tandasnya. (mdk/azz)


Gubernur Aceh ingatkan puasa tak jadi alasan malas bekerja
Cerita pedagang pasar Tanah Abang Blok G sepi pembeli di awal Ramadan
Heboh, Jubir HTI bakal jadi pembicara di Masjid UGM
Hati-hati! Salah menu saat sahur, dampaknya bisa seharian
Awal puasa, harga daging ayam hingga bawang merah di Solo merangkak naik

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami