Ini Besaran Uang Hasil Penyelundupan Benih Lobster, Jumlahnya Bikin Geleng-geleng

UANG | 17 Desember 2019 12:10 Reporter : Syifa Hanifah

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berencana membuka keran ekspor benih lobster menuai pro dan kontra di ruang publik. Padahal di era Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ekspor benih lobster dilarang.

Menengok ke belakang, di era Susi sejumlah upaya penyelundupan benih lobster berhasil digagalkan. Tak tanggung-tanggung potensi kerugian negara hingga mencapai triliunan berhasil diselamatkan.

Berikut daftar panjang penggagalan penyelundupan benih lobster yang nilainya sangat fantastis:

1 dari 6 halaman

Penggagalan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp1,37 Triliun di Jambi dan Lampung

Kepolisian Negara Republik Indonesia bekerja sama dengan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menggagalkan upaya penyelundupan sumber daya perikanan. Tim Gabungan menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster dan benih sidat (glass eels) di dua lokasi berbeda, yaitu Lampung dan Jambi.

Tim Gabungan Subdit IV Tipidter Direktorat Reskrimsus Kepolisian Daerah Lampung dan Balai KIPM Lampung melakukan penggerebekan di sebuah rumah penampungan benih lobster (BL) yang beralamat di Jalan Banten Kampung Bakung, Kecamatan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung.

"Penggerebekan bermula dengan adanya laporan dari masyarakat mengenai adanya aktivitas penampungan benih lobster di sebuah rumah," tutur Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dikutip keterangannya, Juli 2019.

Menteri Susi menuturkan, dalam penggerebekan tersebut diamankan 366.650 ekor BL yang terdiri dari 279.550 ekor jenis pasir dan 27.100 ekor jenis Mutiara. Dari operasi ini, nilai sumber daya ikan (SDI) yang berhasil diselamatkan sebesar Rp54.997.500.000.

Sementara di Jambi, penggagalan upaya penyelundupan BL dilakukan Subdit IV Tipidter Direktorat Reskrimsus Kepolisian Daerah Jambi sekitar pukul 23.00 WIB. Sebanyak 570.550 ekor BL yang terdiri dari 542.200 ekor jenis pasir dan 28.350 ekor jenis mutiara senilai kurang lebih Rp85 miliar serta benih sidat sebanyak 75.000 ekor senilai Rp100 juta berhasil diselamatkan.

2 dari 6 halaman

Penggagalan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp143 Miliar di Lampung & Jambi

Polisi juga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster senilai Rp143.452.500.000 di wilayah Provinsi Lampung dan Jambi pada pertengahan Juli 2019. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan penggagalan upaya penyelundupan benih lobster itu antara lain dilakukan Sib Direktorat IV Tipidter Dit Reskrimsus Polda Lampung, sebanyak 366.650 ekor.

"Perinciannya 339.550 ekor jenis pasir dan 27.200 ekor jenis mutiara dengan nilai SDI uang berhasil diselamatkan sebesar Rp56.352.500.000," kata Susi di Batam, Kepulauan Riau seperti dikutip Antara, Senin (15/7).

Kemudian, Sub Dit IV Tipidter Dit Reskrimsus Polda Jambi menggagalkan upaya penyelundupan sebanyak 542.200 ekor benih lobster jenis pasir dan 28.350 ekor jenis mutiara dengan sebesar Rp87.000.000.000.

Polda Lampung juga mencegah penyelundupan benih sidat sebanyak 75.000 ekor dengan nilai SDI yang berhasil diselamatkan Rp100.000.000. Berdasarkan pengembangan kasus, polisi mengamankan orang yang diduga sebagai pemodal dan pemilik, yaitu warga negara Singapura, berinisial TCY.

TCY diamankan di Kota Batam, Kepri bersama seseorang yang diduga sebagai penghubung. Rencananya benih lobster asal Jambi yang berhasil diselamatkan itu akan dilepasliarkan di Pangandaran sebanyak 86.895 ekor jenis pasir dan 8.350 jenis mutiara.

Kemudian, di Cilacap akan dilepasliarkan sebanyak 180.470 ekor jenis pasir dan 10.000 jenis mutiara, di Karimun Jawa 104.435 ekor jenis pasir dan 10.000 jenis mutiara serta di Padang ekor 170.400 jenis pasir.

Sementara, benih lobster asal Lampung akan dilepasliarkan di Denpasar sebanyak 214.000 ekor jenis pasir dan 19.357 jenis mutiara dan di Karimun Jawa sebanyak 124.730 ekor jenis pasir dan 7.743 jenis mutiara.

3 dari 6 halaman

Penggagalan Penyelundupan Benih Lobster Rp66,194 Miliar di Jambi, Banten, dan Batam

Pemerintah melalui Tentara Nasional Republik Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster (BL) sebanyak 440.770 ekor. Dari penggagalan di Jambi, Banten, dan Batam tersebut, nilai Sumber Daya Ikan atau SDI yang berhasil diselamatkan sebesar Rp66,194 miliar.

Di wilayah Jambi, total Benih Lobster sebanyak 246.600 ekor dengan rincian jenis pasir sebanyak 245.800 ekor dan jenis mutiara sebanyak 800 ekor. Nilai SDI yang berhasil diselamatkan sebesar Rp36,990 miliar.

Di wilayah Banten total Benih Lobster sebanyak 118.383 ekor dengan rincian jenis pasir sebanyak 116.283 ekor dan jenis mutiara sebanyak 2.100 ekor. Nilai SDI yang berhasil di selamatkan sebesar Rp17,75 miliar.

Sedangkan di wilayah Batam Benih Lobster yang berhasil diselamatkan terdiri atas jenis pasir 74.064 ekor, Benih Lobster mutiara sebanyak 1.703 ekor dan benih Lobster yang diselamatkan sebanyak 75.787 ekor. Nilai SDI yang berhasil diselamatkan sebesar Rp11,447 miliar.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menegaskan, Pemerintah akan terus berupaya menjaga agar sumber daya kelautan dan perikanan tetap aman, selalu tersedia, dan produktif. Sehingga dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia

"Memastikan sumber daya kelautan Indonesia aman, tersedia dan produktif. Sehingga bisa diambil, ditangkap, didayagunakan oleh rakyat kita," kata dia di Gedung Mina Bahari IV, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

4 dari 6 halaman

Penggagalan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp11 Miliar ke Singapura

Pada Maret 2019, petugas Bea Cukai Jawa Barat menggagalkan upaya penyelundupan 54.947 bibit lobster (baby lobster) senilai Rp 11 miliar melalui jalur udara menuju Singapura. Semua itu terbongkar karena gerak gerik tersangka AR mencurigakan saat berada di Bandara Husein Sastranegara Bandung.

Kepala Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Barat Saipullah Nasution menyatakan upaya penyelundupan lobster jenis pasir dan mutiara itu terjadi Jumat 22 Maret 2019.

Dari kecurigaan terhadap AR, petugas akhirnya melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaannya. Hasilnya, ditemukan puluhan ribu bibit lobster berusia 30 hari yang dibungkus ke dalam 33 kantong plastik. Bungkusan itu disimpan di dalam dua tas besar.

"Ada 100 ekor yang mati. Tapi yang masih hidup sudah dilepasliarkan ke perairan Muaragatah, Pangandaran, Sabtu (23/3) kemarin," ujar Saipullah dalam Konferensi Pers di Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jabar, Jalan Surapati, Kota Bandung, Kamis (28/3/2019).

5 dari 6 halaman

Penggagalan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 1,4 Miliar

Selanjutnya, Penyelundupan bibit lobster berhasil digagalkan petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Bibit lobster tersebut disembunyikan dalam koper.

"Terdapat empat koper yang berisi 35 kantong plastik bibit lobster dan empat botol es yang dicurigai petugas Avsec. Ketika itu sekitar pukul 05.44 WIB. Setelah melalui pemeriksaan X-ray terindikasi, petugas Avsec kami lalu memancing agar pemilik koper tersebut mengambilnya, tetapi setelah ditunggu tak kunjung datang," kata Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang kepada wartawan, Jumat (29/3/2019).

Atas penggagalan tersebut, diketahui satu koper benih lobster itu ditaksir bernilai Rp 1,4 miliar. "Ini yang berhasil digagalkan terdapat empat koper, artinya kekayaan negara berhasil diselamatkan," terangnya.

Atas prestasinya tersebut, Avsec Bandara Soetta mendapat penghargaan dari Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

6 dari 6 halaman

Penggagalan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 10 Miliar di Jambi

Ada juga Anggota Kepolisian Resor (Polres) Tanjungjabung Barat dan BKIPM Jambi berhasil menggagalkan aksi penyelundupan 69.305 ekor benih lobster atau baby lobster yang diestimasikan mencapai nilai Rp 10,23 miliar yang akan dikirim melalui perairan di Jambi dengan tujuan Singapura.

"Penggagalan aksi penyelundupan ribuan benih lobster tersebut dilakukan pada Kamis (11/4) sekitar 01.30 WIB oleh anggota Polres Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lokasi penangkapan Parit Gompong Kuala Tungkal," kata Humas BKIPM Jambi, Sukarni, Jumat (12/4/2019). (mdk/dan)

Baca juga:
Susi Pudjiastuti Geram Lobster Disamakan dengan Nikel
Sufmi Dasco Sindir soal Pesawat Carteran, Susi Pudjiastuti Beri Jawaban Menohok
KKP: Indonesia Penghasil Benih Lobster Terbesar di Dunia
Dikritik Susi Pudjiastuti soal Ekspor Benih Lobster, Ini Respons Edhy Prabowo
Dedi Mulyadi Tolak Rencana Pemerintah Ekspor Benih Lobster
Menteri Edhy Kaji Aturan Ekspor Benih Lobster: Kalau Disetop Penyelundupan Banyak

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.