Ini Harus Dilakukan Peserta Prakerja Saat Pelatihan Usai Tapi Insentif Belum Cair

Ini Harus Dilakukan Peserta Prakerja Saat Pelatihan Usai Tapi Insentif Belum Cair
UANG | 13 Juli 2020 19:06 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari, mengatakan hingga sore ini, sudah ada 476.000 peserta yang telah mendapatkan insentif dari total 495.000 peserta Kartu Prakerja yang sudah menyelesaikan pelatihan. Bagi peserta yang dana insentifnya belum cair, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan.

Denni mengatakan, untuk mendapatkan insentif, peserta harus memberikan rating dan ulasan dari pelatihan online yang didapatkan. Kedua hal ini berdasarkan pengalaman yang telah didapatkan sebelumnya.

"Rating dan ulasan harus diterima PMO dari digital platform dan bukti sertifikat pelatihan. Ada sistem informasi PMO dengan digital platform dan memastikan e-wallet tempat transfer dana Rp600.000 harus aktif, bukan sudah inactive dalam satu tahun terakhir," ujarnya dalam Konferensi Pers tentang Kartu Prakerja (Perpres 76/2020) di Gedung Ali Wardhana, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (13/7).

Selain itu, Nomor Induk Kependudukan (NIK) harus sama dengan yang didaftarkan. Pastikan akun e-wallet sudah di-upgrade. "Ini kebutuhan Know Your Customer (KYC) di dompet digital untuk memastikan bukan fraud," kata Denni.

"Nomer HP sama ketika mendaftar, dan jangan sampai berubah 6 bulan ke depan. Masih ada survei sampai 6 bulan ke depan. Kenapa insentif belum diterima. Jadi sabar, karena manajemen pelaksana akan melakukan perbaikan informasi untuk melayani semuanya," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Besaran Insentif Diterima Peserta Kartu Prakerja

diterima peserta kartu prakerja rev1

Sebagai informasi, setiap peserta Kartu Prakerja akan mendapatkan manfaat sebesar Rp3,55 juta. Diantaranya sebesar Rp1 juta akan diterima dalam bentuk voucher untuk membeli pelatihan.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mendapatkan insentif sebesar Rp2,4 juta yang dibayarkan selama 4 bulan pasca menyelesaikan pelatihan, atau Rp600.000 per bulan. Selanjutnya ada upah ikut survei sebesar Rp150.000 untuk tiga kali survei.

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Baca juga:
KPK Belum Temukan Indikasi Kartu Prakerja Timbulkan Kerugian Negara
Pendaftaran Peserta Kartu Prakerja Gelombang 4 Dibuka Akhir Juli 2020
Pemerintah Terbitkan Perpres Baru Agar Program Prakerja Tepat Sasaran
Alasan Program Pelatihan Kartu Prakerja Tak Diperlukan Selama Ada Pandemi
Indef Minta Jokowi Hentikan Program Prakerja Sebab Anggaran Terbatas
KPK Nilai Perpres Kartu Prakerja Sudah Memuat Rekomendasinya
KPK Harap Program Kartu Prakerja Diperbaiki Secara Menyeluruh

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami