Ini Kemudahan Layanan Beli Rumah Melalui Program BPJS Ketenagakerjaan

Ini Kemudahan Layanan Beli Rumah Melalui Program BPJS Ketenagakerjaan
Perumahan. ©2017 Merdeka.com
EKONOMI | 30 November 2021 16:15 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah terus berupaya mengatasi permasalahan kepemilikan perumahan dengan mengeluarkan berbagai program. Misalnya program pembiayaan perumahan seperti Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) dan Tabungan Perumahan Rakyat (TAPERA).

Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah juga mengeluarkan program Jaminan Hari Tua (JHT) dengan memberikan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) berupa fasilitas pembiayaan perumahan. Program JHT tersebut merupakan salah satu bagian dari program BPJS Ketenagakerjaan.

"Sebenarnya, program MLT JHT ini telah diluncurkan sejak tahun 2016 melalui Permenaker Nomor 35 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pemberian, Persyaratan, dan Jenis Manfaat Layanan Tambahan Program Jaminan Hari Tua yang kemudian direvisi melalui Permenaker Nomor 17 Tahun 2021," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada sambutan acara Akad Massal Kredit Rumah Pekerja Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Program JHT, di Serpong Tangerang, Selasa (30/11).

Menaker Ida mengatakan, Permenaker Nomor 17 Tahun 2021 ini merupakan kabar baik bagi peserta program JHT dan pemberi kerja yang diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pekerja/buruh untuk memiliki rumah. Tak hanya itu, program ini juga membantu pemerintah menyediakan rumah bagi masyarakat.

Ada hal-hal baru yang diatur pada Permenaker Nomor 17 Tahun 2021. Pertama, ada penambahan penyaluran MLT melalui Bank Daerah yang tergabung dalam Asosiasi Bank Daerah (ASBANDA). Kedua, penambahan skema baru berupa novasi yaitu peserta dapat mengajukan pengalihan KPR umum menjadi KPR MLT.

Ketiga, penyesuaian suku bunga deposito sebagai dasar perhitungan suku bunga funding dan lending. "Dengan pengaturan hal-hal baru tersebut bisa memberikan kemudahan bagi pekerja/buruh yang telah menjadi peserta Program JHT untuk memiliki rumah sendiri," kata Ida Fauziyah.

2 dari 2 halaman

Akad Massal

Dia menyebut acara Akad Massal Kredit Rumah Pekerja MLT Program JHT merupakan momen yang istimewa.

"Saya berharap Bapak/Ibu semua dapat bercerita kepada teman-teman pekerja lainnya mengenai kemudahan dan keringanan kredit jika mengikuti Program MLT JHT ini," ucapnya.

Ida Fauziyah mengapresiasi Bank BTN yang telah berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan yang telah mengimplementasi MLT Program JHT.

"Saya meminta kepada BPJS Ketenagakerjaan dan perbankan yang tergabung dalam HIMBARA dan ASBANDA dapat memberikan layanan terbaik bagi peserta Program JHT sekaligus membantu penyediaan perumahan bagi masyarakat," pungkas Menaker.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Potret Rumah Bekas Tragedi Penembakan, Perabot Berkualitas Masih Lengkap Terbengkalai
Survei: Penjualan Rumah Jabodetabek Naik 53,5 Persen di Kuartal III-2021
Jual Roti Bakar di Papua, Pria Ini Bangun Rumah Mewah di Kampung Habiskan Rp1 Miliar
Dorong Perumahan Ramah Lingkungan, BTN Sediakan Kompor Listrik untuk Debitur KPR
Rumah Megah Bekas Pembunuhan Ditinggalkan, Kolam Renang Besar jadi Saksi Penikaman

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami