Ini Kerusakan 2 Pesawat Boeing 737-NG Milik Lion Air

Ini Kerusakan 2 Pesawat Boeing 737-NG Milik Lion Air
UANG | 1 November 2019 13:38 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sebanyak dua pesawat Boeing jenis 737-NG milik maskapai penerbangan Lion Air dilaporkan mengalami keretakan. Sebelumnya, ada 3 pesawat dengan jenis yang sama yang mengalami keretakan, yaitu 1 armada milik Garuda Indonesia dan 2 armada milik Sriwijaya Air.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti dan dikonfirmasi oleh Managing Director Lion Group Daniel Putut Kuncoro Adi.

"Jadi kalau (pesawat 737 jenis) NG kami sudah melakukan pemeriksaan, itu ada 3 kategori pemeriksaan. Yang diprioritaskan itu yang cycle-nya (jam terbang) di atas 30 ribu. Kemudian baru yang 20 ribu. Setelah pemeriksaan dari 213 unit NG ditemukan 3 yang retak, 1 milik Garuda, 2 milik Sriwijaya. Dan kemarin ada laporan 2 milik Lion Air," ujar Polana di Tangerang, Jumat (1/11).

Daniel menjelaskan, 2 pesawat 737-NG milik Lion yang retak memiliki flight cycle (jam terbang) di bawah 22 ribu. Saat ini, dua pesawat tersebut sudah digrounded (mendapat larangan terbang).

"Proses inspeksi itu kan ada beberapa fase, ada yang (flight cyclenya) 400 jam, 1000 jam, 3 ribu jam. Nah ini ketemu di bawah 22 ribu jam, ada retak di bagian wingsnya (sayapnya)," tutur Daniel.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menginspeksi seluruh pesawat B737NG (Boeing 737 New Generation). Pemeriksaan ini dilakukan karena ada laporan dari Federal Aviation Administration (FAA) yang menemukan retakan di badan pesawat jenis tersebut.

Laporan FAA tersebut, yakni perihal kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan Unsafe Condition di mana AD ini dipicu oleh laporan retak yang ditemukan pada “frame fitting outboard chords and failsafe straps adjacent to the stringer S-18A straps” atau semacam rangka yang membentuk badan pesawat.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Boeing Beri Santunan Rp 1,6 M per Orang ke Keluarga Korban JT-610
Setahun Kecelakaan Lion Air JT610, Bos Boeing Minta Maaf
Lion Air Belum Berencana Negosiasi Ulang Kontrak Pembelian 1.000 Pesawat Boeing
Boeing Patuhi Rekomendasi KNTK soal Kecelakaan Lion Air di Laut Karawang
KNKT Ungkap 9 Penyebab Jatuhnya Pesawat Lion Air JT610
Pesawat Boeing Garuda Indonesia, Sriwijaya Air dan Lion Air Ditemukan Keretakan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami