Inilah Rencana PLN Gunakan Dana PMN Rp5 Triliun

Inilah Rencana PLN Gunakan Dana PMN Rp5 Triliun
UANG | 14 Juli 2020 20:48 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memperoleh penyertaan modal negara (PMN) sebanyak Rp5 triliun. Keputusan ini resmi diteken Presiden Joko Widodo atau Jokowi melalui Peraturan Pemerintah Nomor (PP) 37 Tahun 2020 tentang Penambahan Penyertaan Modal ke dalam Modal Saham Perusahaan PT PLN.

Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, mengatakan anggaran dari PMN akan digunakan untuk meningkatkan kemampuan pendanaan berbagai program perseroan guna melanjutkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Yakni, penyelesaian infrastruktur kelistrikan program 35.000 megawatt (MW).

Kemudian, pembangunan transmisi dan gardu induk yang tersebar di tiga area yaitu Sulawesi, Jawa dan Madura, serta Sumatra Kalimantan. "Tak hanya itu, penetrasi dari dana tersebut juga akan digunakan untuk pembangunan pembangkit EBT yang ramah lingkungan," imbuh dia dalam rapat dengar bersama Komisi VI DPR RI, Selasa (14/7).

Zulkifli menambahkan, tambahan dana itu juga akan digunakan oleh perseroan untuk investasi program listrik masuk desa. Kebijakan ini dalam rangka meningkatkan ratio elektrifikasi hingga 100 persen sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

"Sesuai usulan, anggaran PMN digunakan untuk proyek pembiayaan program kita. Sebagian diantaranya untuk pendanaan investasi program listrik masuk desa," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Jokowi Tandatangan Aturn Pencairan Pada 7 Juli

aturn pencairan pada 7 juli rev1

Zulkifli mengatakan penambahan penyertaan modal negara bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020. Aturan ini sendiri diteken oleh Jokowi pada 7 Juli 2020, lalu.

"PLN telah memperoleh dana PMN senilai Rp5 triliun berdasarkan perpres Nomor 37/2020. Penambahan ini diteken pada tanggal 7 Juli 2020," ujarnya.

(mdk/bim)

Baca juga:
Pemerintah Beri PMN Rp7,5 T Hutama Karya Untuk Selesaikan Tol Trans Sumatra
Kriteria BUMN yang Masuk Program Pemulihan Ekonomi Nasional dan Dapat Suntikan Modal
DPR Minta Pemerintah Hati-Hati Beri PMN untuk BUMN
Pulihkan Ekonomi, BUMN Bakal Dapat Suntikan Modal Rp153,15 Triliun
Adhi Karya Ajukan PMN Rp3 Triliun untuk Tahun Anggaran 2021
Sri Mulyani Tak Mau Gegabah Suntik Dana ke Jiwasraya
ITDC: Pengembangan Kawasan Pariwisata Super Prioritas Butuh Suntikan PMN

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami