INKA Gigit Jari Proyek Pengadaan Bus TransJakarta Tersandung Kasus Korupsi

UANG | 19 Agustus 2019 13:38 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT INKA (Persero) tidak kunjung mendapat kejelasan atas pengadaan bus untuk armada TransJakarta karena proyek tersebut dihentikan akibat terganjal masalah korupsi pengadaan bus oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta pada 2013. Perseroan mengaku rugi akibat keputusan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menghentikan proses pengadaan bus armada TransJakarta.

Direktur Utama INKA, Budi Noviantoro, mengatakan, pengadaan tersebut saat ini statusnya menggantung. "Nah untuk itu kita sudah minta untuk difasilitasi. Progresnya adalah, ada temuan BPK yang menyatakan harus dibatalkan," kata Budi, di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Senin (19/8).

Budi mengungkapkan, permasalahan ‎berawal ketika INKA mengikuti tender pengadaan bus TransJakarta dan memenangkan tender tersebut. Kemudian setelah mendapat uang muka dan dalam proses produksi bus, terdapat temuan korupsi yang dilakukan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Akhirnya diputuskan seluruh proses pengadaan bus dihentikan.

Budi menegaskan, kasus temuan korupsi‎ terjadi pada perusahaan lain yang juga ikut tender pengadaan bus TransJakarta, bukan pada INKA. Sebab, bus yang diproduksi perusahaan tersebut sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.

"Jadi kita menang, dan pasti tidak ada kong kalikong. Dan itu betul-betul diproduksi di INKA bukan bus China. Karena dulu itu memang ada perusahaan abal-abal demo macem-macem. Loh itu sudah dari dulu dong, tidak kita tidak dari China kita bikin sendiri kok," paparnya.

Menurut Budi, INKA sudah meminta rekomendasi dari BPK untuk mengakhiri ketidak jelasan proses pengadaan bus TransJakarta tersebut. Ada dua pilihan, yaitu mengembalikan uang muka dan melanjutkan pengiriman bus.

Kepastian dibutuhkan INKA, sebab saat ini armada bus TransJakarta menjadi mangkrak‎ dan perusahaan harus terus mengeluarkan uang untuk membayar parkir kendaraan. Tentunya hal tersebut merugikan perusahaan. "Ini kan (INKA) jadi korban juga. Ini sensitif, salahkan siapa saya tidak tahu. Kalau kita tidak mau. Ya kita rugi kok," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Kasus Transjakarta sudah in kracht, Udar tak lagi digaji
Ahok soal Udar dibui 13 tahun: Bagus, berarti hakim Artidjo top!
Kasus pembelian lahan Sumber Waras, FPI laporkan Ahok ke KPK
Udar Pristono lolos dari kasus Transjakarta, hakim atau jaksa lemah?
Tak terbukti korupsi bus Transjakarta, Udar divonis 5 tahun penjara
Terbukti terima suap, Udar Pristono divonis 5 tahun bui
Sidang Vonis, Udar Pristono pakai kursi roda dan didampingi perawat

(mdk/bim)