Intip Tips Ampuh Berinvestasi Saat Kinerja IHSG Anjlok

Intip Tips Ampuh Berinvestasi Saat Kinerja IHSG Anjlok
UANG | 29 Mei 2020 08:00 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Investasi menjadi hal yang sangat penting dilakukan untuk menjaga masa depan tetap aman meski ada berbagai guncangan ekonomi. Memilih instrumen investasi yang tepat menjadi kunci agar penempatan dana bisa menghasilkan keuntungan maksimal.

Di masa pandemi Virus Corona ini, berbagai investasi turut terpuruk. Dari beberapa catatan hanya emas yang terus perkasa meskipun tetap berfluktuasi namun tidak separah jenis instrumen investasi lainnya.

Sementara itu, dari sisi perdagangan saham beberapa waktu lalu sempat terjadi halt trading atau penghentian perdagangan akibat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot cukup tajam. Tentu hal ini membuat pemilik dana was-was.

Namun, ada beberapa tips investasi saat IHSG turun seperti dikutip dari instagram ceritauang, Jumat (29/5). Ceritauang memiliki 5 tips yang dapat diimplementasikan agar tak khawatir berlebihan saat IHSG turun.

Pertama, jangan panik dan tetap berpikir jernih. Segala sesuatu yang didahului dengan kepanikan maka hasilnya tak akan baik. Apalagi mengambil keputusan saat panik, itu merupakan kesalahan fatal.

"Kedua, cek penurunan investasimu versus IHSG, terutama jika kamu membeli saham Iangsung atau berinvestasi di produk yang ada sahamnya misalnya reksadana saham, campuran," demikian dikutip dari akun tersebut.

1 dari 1 halaman

Tips Selanjutnya

Ketiga, cek juga indeks sektoral, karena bisa jadi sektor tertentu gerakannya tidak sama dengan IHSG. Keempat cari tahu informasi tentang tren ke depan, terutama yang terkait dengan investasimu.

Kelima, jika tren penurunan cukup lama, bisa pertimbangkan untuk melakukan penyesuaian. Misalnya, investasi berkala yang awalnya di saham atau reksadana dialihkan ke investasi Iain yang lebih tidak berfluktuatif.

"Jika pasar sudah normal atau mulai naik Iagi, baru mulai investasi Iagi ke saham atau reksadana, bahkan saham dan reksadana secara campuran."

(mdk/bim)

Baca juga:
Tips Berinvestasi di Pasar Modal Syariah
Investasi adalah Upaya Penanaman Modal, Kenali Jenis dan Manfaatnya agar Tak Tertipu
Reksadana adalah Pilihan Investasi Minim Risiko, Ketahui 7 Keuntungannya
5 Strategi Investasi di Tengah Pandemi Virus Corona
5 Fakta Investasi Bodong Penggemukan Sapi di Ponorogo, Korban Capai 2000 Orang
Istri Ari Sigit Mengaku Rugi Meski Dapat 2 Mobil Alphard dari MeMiles
Pendapatan Investasi Tembus Rp9 Triliun, Taspen Tanam Saham di 51 Perusahaan Ini

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Pariwisata Banyuwangi Bersiap Menyambut New Normal

5