Iuran BPJS Naik, Setiap Hari Ada 200 Warga Palembang Ajukan Turun Kelas

UANG | 13 November 2019 19:18 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tahun depan membuat warga Palembang berbondong-bondong mengajukan turun kelas. Dalam sehari setidaknya ada 200 orang yang mengajukan dengan alasan tak mampu membayar lebih setiap bulannya.

Kabid SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Cabang Palembang, Hendra Kurniawan mengungkapkan, mayoritas pengajuan berasal dari kelas satu ke kelas tiga. Ada juga pengguna BPJS Kesehatan kelas dua yang mengajukan permintaan turun ke kelas di bawahnya.

"Sejak kebijakan itu diumumkan pemerintah, banyak orang datang mengajukan turun kelas. Kami catat sehari bisa 200 orang," ungkap Hendra, Rabu (13/11).

Dikatakannya, warga yang mengajukan turun kelas itu rata-rata peserta mandiri. Mereka beralasan kenaikan dua kali lipat sangat memberatkan terlebih anggota keluarganya lebih dari tiga orang sehingga terjadi penambahan iuran yang dibayarkan.

1 dari 1 halaman

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Betapa tidak, mulai Januari 2020, BPJS Kesehatan kelas satu akan naik 100 persen dari Rp80 ribu per bulan menjadi Rp160 ribu. Begitu juga dengan kelas dua dari Rp51 ribu menjadi Rp110 ribu. Sedangkan kelas tiga dari Rp25 ribu naik menjadi Rp42 ribu.

"Tapi tidak serta merta kami terima karena syaratnya harus lebih dulu satu tahun di kelas itu baru bisa turun kelas," ujarnya.

Meski banyak peserta yang mengajukan turun kelas, Hendra mengaku tak akan mengalami pendapatan dan kerugian. Sebab, masih ada subsidi pemerintah bagi peserta kelas tiga.

"Kami nilai tidak berpengaruh, kan BPJS Kesehatan ini sifatnya gotong royong," kata dia. (mdk/idr)

Baca juga:
Ini Golongan yang Bebas dari Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
Dampak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan: Peserta Enggan Bayar dan Pilih Turun Kelas
Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Ratusan Buruh Geruduk DPRD Sukoharjo
Soal Bakal Capres NasDem, Ganjar Pilih Urus Kenaikan Iuran BPJS
Aksi Teatrikal Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
Iuran BPJS Naik, Pemprov Bali Harus Siapkan Rp771 miliar