Jadi Dirut Baru Bank Mandiri, Royke Fokus Perampingan Birokrasi dan Anak Usaha

Jadi Dirut Baru Bank Mandiri, Royke Fokus Perampingan Birokrasi dan Anak Usaha
UANG | 9 Desember 2019 16:22 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk resmi mengangkat Royke Tumilaar menjadi Direktur Utama (Dirut) perseroan mengisi kekosongan kursi yang ditinggalkan oleh Kartika Wirjoatmodjo.

Pasca pengangkatan, Royke berjanji akan mempelajari tugas perampingan birokrasi yang diamanatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada setiap instansi negara.

"Kita guidance akan dipegang, itu akan kita pelajari mengenai guidance for perampingan," ujar dia saat sesi konferensi pers di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (9/12).

Royke mengatakan, jumlah anak usaha di bawah Bank Mandiri relatif tidak banyak, hanya 12 perusahaan. Kontribusinya sampai saat ini pun signifikan, tumbuh di atas 10 persen dari total net income perseroan.

"Jadi di dalam diversivikasi dan pengembangan usaha kita tentunya melihat tidak semata mata melihat untuk pengembangan aset, tapi melihat agar mandiri value-nya bisa lebih baik lagi ke depan," ucap dia.

Dia mengatakan, kinerja Bank Mandiri selama di bawah Tiko, panggilan akrab Kartika Wirjoatmodjo juga telah mumpuni. Royke kemudian berjanji untuk meneruskan catatan baik tersebut.

"Secara bottom line juga bagus, dan kita dapat penghargaan dari QCA. Saya lebih meneruskan kekosongan di Mandiri untuk jabatan direktur utama," tukas Royke.

Baca Selanjutnya: Saham Bank Mandiri Menguat...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami