Jakpro Peroleh Penugasan Proyek Rp13,1 Triliun, Ini Detailnya

UANG » MALANG | 31 Mei 2019 17:25 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Badan Usaha Milik Daerah PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro) memperoleh penugasan dari Pemprov DKI Jakarta untuk menggarap proyek multiyears senilai total Rp13,1 triliun dari dana PMD (Penyertaan Modal Daerah).

Angka ini masing-masing untuk proyek penugasan Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) Rp4,5 triliun, Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) Rp1,8 triliun dan Light Rail Transit (LRT) fase 1 Rp6,8 triliun.

Adapun megastruktur lainnya yaitu fasilitas pengelolaan sampah skala kota Intermediate Treatment Facility (ITF) dan Pantai Kita Maju Bersama hasil reklamasi adalah non-PMD.

"Melaksanakan proyek penugasan merupakan kepercayaan dan kehormatan bagi Jakpro. Kami mengemban misi sebagai agent of development. Dalam konteks ini, kami tidak mencari profit," ujar Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto di Jakarta, Jumat (31/5).

Dwi memaparkan progress 5 proyek lengkap yang dibagikan untuk memastikan penugasan dilaksanakan terbaik dengan pertanggungjawaban profesional, Jakpro memperkuat pertahanan integritas dimulai dari internal perusahaan. Kebijakan dasar yakni pemberlakuan pengendalian gratikasi.

"Kami menerapkan tolak atau melaporkan ke Unit Pengendali Gratifikasi Jakpro. Platform pelaporan disiapkan dengan dukungan pihak independen yang dipublikasikan sebelum proses tender proyek-proyek besar berlangsung."

Tender proyek besar JIS dimulai Juni hingga Agustus 2019 untuk pengadaan kontraktor. Pekerjaan direncanakan berlangsung cepat dan cermat untuk target selesai Juni 2021.

Revitalisasi TIM juga memasuki proses tender kontraktor pembangunan tahap 1. Ground Breaking Revitalisasi TIM disiapkan dalam rangkaian HUT Jakarta 22 Juni 2019. Kami menyesuaikan dengan jadwal Bapak Gubernur, ungkap Dwi.

TIM diproyeksikan menjadi landmark kota yang berkarakter di atas lahan seluas + 72.551m2 dengan luas total bangunan + 150.000m2. Menyambut ulang tahun Ibukota Jakarta pula, LRT siap beroperasi komersial.

Perkembangan LRT terkini adalah konstruksi skybridge integrasi Stasiun Velodrome dengan halte Transjak Koridor 4, progress 70 persen. Integrasi ini untuk kenyamanan penumpang LRT hingga mencapai kawasan Sudirman.

Adapun perkembangan proyek non-PMD yakni ITF dalam proses financial close.

Paralel, masyarakat sekitar proyek memulai program penempatan lebih baik untuk perbaikan taraf hidup (Resettlement Act Program).

Adapun perkembangan proyek infrastruktur, prasarana dan utilitas di Pantai Kita Maju Bersama berfokus pada pembangunan Jalur Jalan Sehat dan Sepeda Santai (Jalasena) tahap 1 sepanjang 3,6 km dan persiapan lahan upacara seluas 10ha untuk bisa digunakan 17 Agustus 2019.

Baca juga:
Diresmikan Jokowi, Tol Pandaan-Malang Diyakini Bakal Dongkrak Wisatawan ke Malang
Selamatkan Habitat Gajah, Proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Bangun Underpass
Pemerintah Minta Penggunaan Aspal Buton Ditingkatkan
Hutama Karya Target Tol Kayu Agung-Palembang Rampung Agustus 2019
Ridwan Kamil Beberkan Kendala Pembangunan Proyek Tol Cisumdawu
Tim Tak Lengkap, Menko Luhut Tunda Pembahasan Tol Cisumdawu

(mdk/idr)