Jasa Marga ngaku tidak kecewa jika tol di atas laut batal

UANG | 21 Juli 2014 22:06 Reporter : Nurul Julaikah

Merdeka.com - PT Jasa Marga Tbk, salah satu inisiator BUMN untuk pembangunan tol di atas laut memastikan studi kelayakan akan selesai akhir bulan ini. Namun, keputusan pembangunan tol tersebut masih berada di Menteri Pekerjaan Umum sebagai koordinator.

"Tol laut itu akhir Juli ini, janji saya nanti kita sampaikan, nanti. FS yang lebih detail itu akhir Juli," ujar Direktur Utama PT Jasa Marga, Adhityawarman di Kantor Cabang Jasa Marga, Jakarta, Senin (21/7).

Dia mengatakan Jasa Marga bersama ke-18 BUMN, memiliki inisiatif untuk membangun tol di atas laut. Usulan tersebut akan disampaikan ke pemerintah mendatang untuk ditindak lanjuti. "Tergantung siapa presidennya, diumumin tunggu presiden baru, kata dia.

Meskipun nanti usulan pembangunan tol atas laut ini tidak digunakan oleh pemerintahan yang baru, Adhit menegaskan, tidak akan kecewa. Sebab, rencana ini hanya usulan untuk mengatasi kepadatan di jalur Pantura. "Menang Jokowi, bukan di atas laut tapi tol laut. Ini punya konsep saja, kalau enggak dipakai ya jangan kecewa," ucap dia.

Dia mengatakan, tol tersebut tidak akan seluruhnya di bangun di atas laut. Rencananya, 40 persen panjang dari tol tersebut akan dibangun di atas laut, sedangkan sisanya yang 60 persen dibangun di daratan.

Alasannya, daerah-daerah primer yang menjadi lokasi prioritas dibangunnya tol ini, nantinya akan terbentang dari Jakarta ke Surabaya. Sehingga,  tol ini harus terintegrasi dengan jalan nasional atau jalan arteri yang ada. "Dari Semarang sampai ke Surabaya dulu, itu daerah bagus lewat Demak, Rembang, lewat Cepu," katanya.

(mdk/arr)

TOPIK TERKAIT