Jasa Marga Sebut Penurunan Lalu Lintas Beri Tekanan di Kuartal I-2020

Jasa Marga Sebut Penurunan Lalu Lintas Beri Tekanan di Kuartal I-2020
UANG | 10 April 2020 13:08 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - AVP Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru Santoso mengatakan, adanya penurunan lalu lintas selama wabah virus Covid-19 atau corona. Terlebih, masyarakat sudah melakukan aktivitas kerja dan belajar dari rumah.

"Memang terjadi penurunan lalin dalam kondisi pandemi Covid-19. Penurunan lalin telah memberikan tekanan pada kinerja perseroan di akhir triwulan I tahun 2020 ini," kata Heru saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (10/4).

Dengan adanya penurunan lalu lintas tersebut juga adanya penurunan pendapatan terhadap tol. Oleh karena itu, pihaknya akan mengkaji kembali terkait struktur dan anggaran biaya.

"Penurunan lalin yang berakibat pendapatan tol, membuat jasa marga harus mengkaji kembali struktur dan anggaran biaya perseroan serta melakukan efisiensi di semua lini (untuk mengejar target ebitda)," ujarnya.

Apa yang mereka lakukan itu untuk tetap mempertahankan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol. "Namun, tentu semua itu kami lakukan dengan tetap mempertahankan pemenuhan SPM jalan tol yang telah ditetapkan pemerintah," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Lalu Lintas Jalan Tol Turun

Sudah lima hari masyarakat bekerja dan belajar dari rumah, sejumlah ruas jalan terpantau semakin lancar dilalui kendaraan. Seperti di Tol_Jagorawi Cawang-TMII-Cibubur-Bogor-Ciawi maupun sebaliknya.

"Tol_JapekIIElevated Cikunir-Tambun-Cikarang-Karawang lancar. Karawang-Cikarang- Tambun-Cikunir lancar. Tol_Japek Cawang-Cikunir-Cikarang-Dawuan-Cikampek lancar. Cikampek-Dawuan-Cikarang-Cikunir-Cawang lancar," tulis akun Twitter PT. Jasamarga, Jakarta, Sabtu (21/3).

Selain itu, untuk kendaraan yang akan menuju puncak melalui Tol Jagorawi tidak diberlakukannya sistem satu arah atau buka-tutup jalan. Dimana biasanya pihak kepolisian memberlakukan buka tutup jalur puncak untuk mengantisipasi pelonjakan jumlah kendaraan.

AVP Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru Santoso mengatakan, telah terjadi penurunan lalu lintas yang cukup signifikan. Salah satu penurunan itu terjadi Jalan Tol Sedyatmo (Bandara) dan Jalan Tol Bali-Mandara. (mdk/azz)

Baca juga:
Per 1 April, Jasa Marga Tutup Pintu Keluar Rawa Bokor Tol Bandara
Dampak Corona, Lalu Lintas Beberapa Jalan Tol Turun Signifikan
Jasa Marga: Penutupan Tol Arah Jakarta Hoaks
Mulai Hari Ini, Isi Ulang Tunai di Gerbang Tol Jabotabek Ditutup Sementara
Bos Jasa Marga Siapkan Petugas Tangani Kecelakaan dan Gangguan Jalan Tol
Jasa Marga akan Serahkan 13 Ruas Tol ke Pemerintah di 2044

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami