Jelang Akhir Tahun Stok Beras di Jakarta Capai 110.000 Ton

UANG | 9 November 2019 18:41 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Food Station Tjipinang Jaya sekaligus pengelola tunggal Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Arief Prasetyo Adi memastikan stok beras untuk kebutuhan pangan warga DKI Jakarta dalam taraf aman.

Menurut Arief, saat ini kebutuhan beras warga Jakarta adalah sekitar 90.000 ton per tahun.

"Kami sudah amankan, sekitar 100.000-110.000 ton dari Bulog, lalu ada tambahan 40.000 ton dari Sulawesi khusus untuk warga Jakarta," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Sabtu (09/11/2019).

Sementara, stok beras di PIBC sendiri dijaga diatas 30.000 ton sehingga, lanjut Arief, masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan beras untuk kebutuhan mereka sehari-hari.

Lebih lanjut, Arief menyatakan bahwa pengelolaan beras bukan dilihat dari seberapa banyak stok beras untuk jangka waktu panjang. Namun, ada manajemen inventori yang harus dipelajari agar beras yang disalurkan ke masyarakat memiliki kualitas yang baik.

"Jadi gini, beras itu bukan barang antik, ya. Punya stok (beras) itu nggak usah numpuk 10 bulan, setahun. Nanti barangnya apek, busuk dan lain-lain. Yang harus diperhatikan itu flow barang datangnya kapan, sebulan berapa banyak itu harus diatur," tutur Arief.

Sumber: Liputan6

Reporter: Athika Rahma

Baca juga:
Bulog akan Salurkan Beras Bergizi untuk Masyarakat Miskin
Perum Bulog Sulap Dedak Jadi Panganan Bergizi
Peminat Masih Banyak, Harga Minyak Goreng Curah Dibanderol Rp12.000 per Kg
Indef Sebut Stok Beras Bulog Belum Mampu Tahan Kenaikan Harga
Fakta Mafia Penyaluran BPNT, dari Modus Hingga Penyelewengan Anggaran
Mafia Penyaluran BPNT Bisa Untung Rp9 Miliar per Bulan
Bos Bulog Tak Yakin Bisa Serap 1,8 Juta Ton Beras di 2019

(mdk/did)