Jelang Pemberlakuan Aturan Ojek Online, Menhub Bakal Panggil Pihak Aplikator

UANG | 29 April 2019 20:14 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan aturan baru tentang tarif ojek berbasis daring atau ojek online akan berlaku pada 1 Mei 2019. Menjelang penerapan aturan tersebut, pihaknya akan kembali menggelar pertemuan dengan aplikator, yakni GoJek dan Grab Indonesia.

"Ya satu dua hari ini besok saya akan rapat dengan grab dan gojek. Prinsipnya mereka menerima itu, dan mereka mengharapkan itu dilakukan secara equal atau sama antara Grab dan Gojek," kata dia, di Kantornya, Jakarta, Senin (29/4).

"Besok kita akan nyatakan dengan gojek dan gran ok ya kita ada aturannya kita akan jalani," lanjut Budi.

Pihaknya pun akan terus berkomunikasi dengan aplikator setelah aturan tersebut diterapkan. Dengan demikian, Kemenhub sebagai regulator, dapat menerima masukan dan evaluasi terkait pelaksanaan aturan tersebut.

"Bahwa nanti ada masukan setelah jalan ya kita akan evaluasi kalau memang harusa ada dievaluasi," ungkapnya.

Sementara itu, Sesditjen Perhubungan Darat, Cucu Mulyana mengatakan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan monitoring. "Nanti setelah itu setelah tanggal 1 Mei kita monitor. Karena kita lakukan sosialisasinya di bulan Mei 2019 kita sosialisasi," jelas dia.

"Selama pelaksanannya seperti apa kan di situ bisa disebutkan paling lama 3 bulan dievaluasi, 1 bulan pun juga bisa tergantung dinamika transportasi yang terjadi di masyarakat," tandasnya.

Baca juga:
Keharuan Ibu Ojek Online saat Anaknya Lulus Sebagai Tahfidz Qur'an
Polisi Tembak Mati Perampok Motor Pengemudi Ojek Online di Palmerah
Semrawut Ojek Online Mangkal di Badan Jalan Bikin Kemacetan
7 Dari 14 Pembunuh Ojek Online di Ciputat Ditangkap Polisi
Antisipasi Tindak Kejahatan, Puluhan Driver Wanita di Solo Dilatih Bela Diri
Tiga dari Empat Begal Pengemudi Ojol di Palmerah Ditembak

(mdk/azz)