Jelang Pengumuman Suku Bunga BI, IHSG Diprediksi Bergerak Melemah

UANG | 21 Agustus 2019 07:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan bergerak ke teritori negatif pada perdagangan saham hari ini. Selain sentimen global, dari dalam negeri keputusan terkait suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) pekan ini dinilai akan mempengaruhi pola indeks.

Analis memproyeksi IHSG masih akan tertahan dengan diperdagangkan dalam kisaran support dan resistance di level 6.278-6.316.

"Indeks berpeluang terkoreksi di 6.278-6.316. Investor masih wait and see menanti statement suku bunga BI," papar Vice President PT Artha Sekuritas Frederik Rasali Rabu (21/8).

Seirama, Direktur Riset dan Investasi Kiwoom Sekuritas Indonesia, Maximilianus Nico Demus menilai, pergerakan indeks masih berat, rentan dengan tekanan bearish pada support resistance 6.200-6.328.

Adapun sejumlah saham yang menarik menurutnya secara teknikal ialah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Sedangkan, Artha Sekuritas merekomendasi saham di IHSG seperti PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Indosat Tbk (ISAT), hingga saham PT PP Tbk (PTPP).

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6

Baca juga:
IHSG Diprediksi Terus Meroket Hingga Level 6.800
IHSG Diramal Terus Menguat Hingga Tembus ke Level 6.400
IHSG Diprediksi Perkasa di Awal Pekan Ini
Usai Melemah, IHSG Diprediksi Bakal Rebound
Aksi Demo Hong Kong Berpotensi Seret IHSG ke Zona Merah
Di HUT BEI ke-42, Bos OJK Sebut Ekonomi Indonesia Masih Positif
IHSG Bakal Perkasa, Broker Anjurkan Koleksi Saham Bank Buku IV

(mdk/bim)