Jokowi Akan Angkat Isu Perang Dagang AS-China di KTT ASEAN ke-34

UANG | 19 Juni 2019 14:40 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas (ratas) persiapan kunjungan kerja Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-34 di Thailand dan G-20 Summit 2019 di Jepang. Jokowi mengatakan ada tiga isu yang akan diangkat dalam KTT ASEAN ke-34, salah satunya perang dagang AS-China.

"KTT ASEAN ke-34 di Thailand saya lihat ada isu yang perlu kita angkat. Yang pertama, kita harus mengajak negara ASEAN bersatu dalam mengantisipasi perang dagang antara AS dan Tiongkok," kata Jokowi di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (19/6).

Menurut dia, negara-negara Asia Tenggara perlu bersatu menghadapi perang dagang agar stabilitas ekonomi di ASEAN tetap terjaga. Selain itu, Jokowi menyebut sampah laut juga merupakan isu yang penting untuk diangkat dalam KTT ASEAN ke-34.

"Ketiga yang berkaitan dengan percepatan perdamaian di Rakhine State Myanmar. Itu tiga hal yang akan kita sampaikan di KTT ASEAN," lanjutnya.

"Kita harus melakukan persiapan sebaik-baiknya untuk rebut peluang yang ada terutama dalam rangka penguatan ekonomi negara dan kepentingan nasional kita," jelas Jokowi.

Dalam ratas kali ini, hadir sejumlah menteri kabinet kerja antara lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Kepala Staf Presiden Moeldoko, Mensesneg Pratikno.

Ada pula Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembiseā€ˇ, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri ESDM Ignatius Jonan, hingga Menkominfo Rudiantara.

Sebagai informasi, KTT ASEAN ke-34 digelar pada pada 20-23 Juni 2019. KTT ASEAN ke-34 didahului dengan acara Jamuan Makan Malam dan Rangkaian Upacara Pembukaan.

Dalam pertemuan bilateral ini, akan ada Konferensi Tingkat Tinggi Kerja sama Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA). Setelah itu, KTT Kerja sama Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

Reporter: Lisza Egeham

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
AS-China Kembali Berencana Gelar Pertemuan, Perang Dagang Bakal Mereda?
Rupiah Kembali Menguat di Level Rp14.264 per USD
Larangan Warga China ke AS jadi Peluang Kembangkan Pariwisata Indonesia
Skenario Buruk Dampak Perang Dagang Terhadap Negara ASEAN, Termasuk Indonesia
Bos BKPM Optimis Investasi Tumbuh Dua Digit di 2019
Bos BKPM Yakin Ekonomi RI Tetap Stabil di Tengah Gejolak Perang Dagang

(mdk/azz)