Jokowi Harap ISEF 2020 Percepat Pengembangan Ekonomi Syariah di Indonesia

Jokowi Harap ISEF 2020 Percepat Pengembangan Ekonomi Syariah di Indonesia
UANG | 28 Oktober 2020 15:59 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Festival Ekonomi Syariah Indonesia atau Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020. Penyelenggaraan ISEF yang memasuki tahun ke-7 ini akan jadi kegiatan ekonomi syariah internasional secara virtual pertama yang mengintegrasikan seluruh komponen penggerak ekonomi syariah.

Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan, penyelenggaraan acara seperti ISEF 2020 ini sejalan dengan cita-cita pemerintah yang hendak menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah terbesar di dunia.

"Penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival ini dapat menjadi momentum untuk membuat peta jalan yang jelas dan detil, menentukan langkah-langkah konkret yang segera harus dilakukan dalam pengembangan ekonomi dan industri keuangan syariah," ujarnya, Rabu (28/10).

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo yang turut hadir membuka ISEF 2020 mengatakan, Indonesia semakin bergerak untuk menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dunia. Itu tergambar lewat jalinan kerjasama yang lebih luas dengan lembaga internasional, serta membangun mata rantai ekonomi halal di tingkat nasional maupun global

"Sebagaimana arahan bapak Presiden pada peluncuran Masterplan Ekonomi Keuangan Syariah Indonesia (MEKSI) Mei 2019, agar ekonomi keuangan syariah sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional, sumber kesejahteraan umat," ungkapnya.

Cita-cita tersebut semakin diperkuat dengan pelaksanaan ISEF ke-7 pada 2020 ini. Dimana pada tahun ini event tersebut membawa tema kesejahteraan bersama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah melalui mata rantai industri dan ekonomi halal, untuk kesejahteraan umat dunia.

"Tema ini sesuai dengan arahan bapak Wakil Presiden pada acara kick off ISEF ke-7 tanggal 7 Agustus 2020 yang lalu, agar ISEF dapat mensinergikan dan merealisasikan berbagai pemikiran dan inisiatif nyata untuk pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional dan global," tutur Perry.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Bos OJK Tekankan Peran Penting Fatwa dalam Pengembangan Ekonomi Syariah RI
Menag Fachrul Razi: Ekonomi Kerakyatan Berbasis Pesantren sedang Tumbuh
Wapres: Lembaga Keuangan Syariah Makin Terkonsolidasi Setelah Lahirnya OJK
OJK: Aset Industri Keuangan Syariah Tumbuh 21 Persen Hingga Agustus 2020
Bos BI Beberkan Manfaat Pembentukan Holding Bisnis Pesantren
Wapres: Keuangan Syariah Mampu Jadi Instrumen Akselerasi Ekonomi Akibat Pandemi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami