Jokowi Minta Bank Swasta Kucurkan Kredit dengan Hati-Hati

Jokowi Minta Bank Swasta Kucurkan Kredit dengan Hati-Hati
Presiden Jokowi. ©2020 Merdeka.com
UANG | 25 Februari 2021 13:29 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong agar arus kredit bank swasta harus tetap berjalan dengan penuh kehati-hatian, dalam rangka mendorong pemulihan perekonomian di Indonesia. Tak hanya itu, hal ini juga untuk tetap menjaga keuangan perbankan tetap terjaga.

"Dalam rangka mendorong pergerakan perekonomian di sektor swasta, kredit perbankan harus tetap dikucurkan dengan penuh kehati-hatian dan tetap menjaga kesehatan bank," diacara CNBC Indonesia Economic Outlook 2021, Kamis (25/2).

Dia pun senang mendapatkan kabar bahwa laporan rasio kewajiban penyediaan modal minimum masih di angka 23,78 persen, sehingga bisa menyediakan cadangan yang memadai jika ada peningkatan kredit yang berisiko. "Saya juga memperoleh laporan cadangan devisa di bank Indonesia saat ini sebesar USD135 miliar. Lebih dari cukup untuk membiayai kebutuhan cicilan utang luar negeri dan impor satu tahun," ungkapnya.

"Rupiah pun cukup stabil, pasar modal masih atraktif dengan total kapitalisasi pasar Rp6.970 Triliun dan jumlah investor lokal tumbuh pesat hingga 4 juta investor ritel," tambahnya.

Sementara itu, dia mengungkit pertumbuhan ekspor lebih tinggi dibandingkan impor. Sehingga kata Jokowi terdapat surplus neraca perdagagan pada 2020 yaitu 21,74 miliar dolar. Padahal kata dia pada 2019 mengalami defisit 3,59 miliar dolar.

"Bahkan realisasi investasi PMA dan PMDN lampaui target hingga 101,1 persen senilai Rp 826,3 triliun dengan perincian 50,1 persen PMDN, dan 49,9 persen PMA. Penanaman modal diinvestasikan di luar Jawa 50,5 persen, dan di Jawa 49,5 persen," katanya.

Jokowi pun mengungkit saat ini investasi sudah mulai bergerak ke luar Jawa, sehingga memiliki modalitas yang kuat untuk bangkit dan tumbuh. "Selain itu ancang-ancang pemulhan ekonmi disiapkan melajui reformasi struktural. UU cipta kerja dan aturan turunnya sudah selesai semua disiapkan yang berikan kemudahan bagi pembukaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi," ucapnya. (mdk/azz)

Baca juga:
BI: Suku Bunga Deposito Lebih Cepat Turun Dibanding Kredit
Target Pembebasan Pajak Pembelian Mobil Baru Terganjal Suku Bunga Kredit Perbankan
Penurunan Suku Bunga Acuan Bank Indonesia Disebut Tak Efektif Dorong Konsumsi
Pro Kontra Aturan Baru Bank Indonesia, Uang Muka KPR 0 Persen
Jor-joran Pemerintah Jokowi Genjot Konsumsi, Dari Beli Rumah Hingga Mobil Tanpa DP
Aturan Uang Muka KPR 0 Persen Dinilai Tak Langsung Naikkan Kredit Properti

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami