Jokowi Sebut B30 Bisa Diterapkan Bulan Ini

UANG | 11 Desember 2019 17:05 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka rapat terbatas Akselerasi Implementasi Program Perindustrian dan Perdagangan. Dalam sambutan, Jokowi mengaku mendapat laporan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, bahwa program bahan bakar biodiesel 30 persen atau B30 bisa mulai diterapkan bulan ini.

Dia melanjutkan, percepatan mandatori B30 dapat menurunkan impor BBM. "Tadi mendengar dari Pak Menteri BUMN bulan ini sudah bisa kita mulai untuk biodiesel B30," ujar Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/12).

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan, program bahan bakar biodiesel 30 persen atau B30 akan diluncurkan lebih cepat pada Desember 2019.

"(B30) akan di-launching akhir Desember. Mungkin minggu-minggu terakhir akan di-launching B30," ujar Arya saat ditemui di Novotel Hotel Cikini, Jakarta, Selasa (10/12).

Dengan begitu, B30 sudah mulai tersedia di sebagian Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) mulai bulan ini. "Sudah implementasi sebagian. Nanti mulai akan tersedia di SPBU Desember ini," jelas dia.

Namun untuk kepastian, Arya meminta agar seluruh pihak bersabar hingga Jokowi benar-benar resmi meluncurkan program B30 kepada publik. "Tapi itu informasinya ya. Kita tunggu saja launching Pak Jokowi akan kapan," tukas dia.

1 dari 1 halaman

Strategi Kemenperin

Kementerian Perindustrian konsisten mendukung pengembangan program pencampuran biodiesel sebanyak 30 persen dalam bahan bakar minyak jenis Solar (B30) di dalam negeri. Hal ini sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo untuk menekan impor minyak.

"B30 tentu kita harus dorong. Bukan hanya B30 tapi juga sampai B100," kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, Rabu (11/12).

Dia menekankan, sebagai negara besar Indonesia harus bisa menuju satu kondisi yang ramah lingkungan. Apalagi, dengan kekayaan alam yang cukup melimpah bukan tidak mungkin bagi Indonesia untuk bisa mengimplementasikan hal tersebut.

"B30 dan B100 kelapa sawit kita banyak sekali sehingga kita tidak perlu khawatir lagi mencari pasar atau market dari produk kelapa sawit tersebut karena kita akan semua ambil di dalam negeri untuk membangun industri B30 dan B100," jelasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Kemenhub Pastikan Asosiasi Kapal Sudah Siap Terapkan B30
Menperin Agus Komitmen Dorong Implementasi B30 dan B100
Indonesia Susun Strategi Lawan Keputusan Uni Eropa soal Pengenaan Bea Masuk Biodiesel
Uni Eropa Tetapkan Bea Masuk Biodiesel Indonesia Hingga 18 Persen
Jokowi Ingatkan Waspada Terhadap Oknum yang Senang Impor Minyak Ganggu Program B30
BUMN: Solar B30 Tersedia di SPBU Akhir Bulan Ini

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.