Jonan: Masih ada wilayah belum nikmati paket perdana elpiji 3 kg

UANG | 30 Mei 2018 14:48 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, pemerintah telah memberikan paket perdana Elpiji 3 kg sebanyak 57,19 juta paket sejak 2007 sampai 2016. Meski demikian, masih ada wilayah yang belum menikmati paket perdana LPG subsidi 3 kilo gram (kg).

Menurutnya, saat ini masih ada wilayah yang belum menerapkan konversi minyak tanah ke LPG. Wilayah tersebut adalah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, sebagian Nusa Tenggara Barat dan pulau pantai barat Sumatera.

"Ada daerah belum terkonversi termasuk Papua, Papua Barat," kata Jonan, Rabu (30/5).

Melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018 pembagian paket perdana LPG 3 kg akan dilakukan bertahap, pada tahap satu 366.330 paket untuk wilayah Riau, Bangka Belitung, dan NTB. Untuk tahap dua 136.215 paket akan dibagikan ke wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Meski demikian, tidak semua wilayah akan menikmati paket perdana LPG, sebab pemerintah akan mengembangkan penggunaan gas bumi sebagai sumber energi rumah tangga. ā€ˇProgram tersebut akan diterapkan pada wilayah yang memiliki potensi gas.

Seperti Riau, Palembang, sebagian Kalimantan Utara akan dibangun jaringan gas. Sehingga, tidak ada konversi elpiji lagi di wilayah-wilayah tersebut.

Reporter: Pebrianto eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Juni 2018, harga BBM Shell naik
Kementerian ESDM bentuk posko pengaman pasokan BBM, elpiji dan listrik selama Ramadan
ESDM persilakan harga BBM naik asal besaran tak lebih dari 10 persen
Total ajukan kenaikan harga BBM per 1 Juni 2018
Rupiah melemah dinilai akibat besarnya impor BBM di Tanah Air
Siap-siap, perusahaan batu bara tak mau suplai ke pembangkit listrik bakal disanksi

(mdk/azz)