Jumlah Pengunjung Turun 95 Persen, Hotel di Puncak Rumahkan Karyawan

Jumlah Pengunjung Turun 95 Persen, Hotel di Puncak Rumahkan Karyawan
UANG | 1 April 2020 18:30 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cianjur, Jawa Barat, mencatat penurunan tingkat hunian hingga 95 persen sejak merebaknya Covid-19, bahkan sejumlah hotel di kawasan Puncak-Cipanas,terpaksa merumahkan pegawainya.

"Sejak merebaknya Covid-19, tingkat hunian paling tinggi diangka 5 persen, sehingga pihak pengelola terpaksa merumahkan karyawan untuk mengurangi pengeluaran karena sepinya hunian," kata Ketua PHRI Cianjur, Nano Indra Praja dikutip dari Antara di Jakarta, Rabu (1/4).

Sepinya tingkat hunian sangat dirasakan pengelola hotel dan restoran sejak dua pekan terakhir, tepatnya sejak diberlakukannya jaga jarak sosial dan kerja dari rumah di seluruh wilayah di Indonesia.

Sehingga tingkat hunian terjun bebas dari 50 persen menjadi 95 persen, sejak dua pekan terakhir. Bahkan empat hotel di kawasan Puncak-Cipanas, sejak dua pekan terakhir terpaksa merumahkan ratusan orang karyawannya.

Meskipun sebagian besar karyawan yang dirumahkan tetap mendapatkan haknya, namun tidak sedikit yang rumahkan tidak dibayar. "Kami tetap memberikan masukan terkait hal tersebut, agar karyawan dirumahkan tetap dibayar," katanya.

Baca Selanjutnya: Minta Keringanan Pajak...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami