Jurus Kemenperin Genjot Produksi Tuban Petrochemical

UANG | 12 September 2019 16:45 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian Fridy Juwono mengatakan, pihaknya mendukung pengembangan di PT Tuban Petrochemical Industries agar terus berkontribusi bagi industri nasional. Dengan begitu, pasokan petrokimia bagi industri di dalam negeri diharapkan lebih terjamin.

"Ada beberapa industri yang ekspornya sangat besar. Dari industri petrokimia total impor sekitar USD 4 miliar. Kalau kita liat dari bahan kimia sekitar 20 persen. Peluang industri kimia ini menjanjikan," katanya dalam diskusi di Jakarta, Kamis (12/9).

Dia mengatakan langkah pengembangan Tuban Petro harus didukung oleh semua pihak. Sebab, ke depan, kapasitas produksi di anak usaha Tuban Petro, khususnya PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang selama ini hanya difungsikan pengolah BBM, bisa ditingkatkan lagi.

Sebagai bentuk dukungan nyata, langkah pertama dilakukan pihaknya yakni akan membuat masterplan integrated petrochemical cluster. Dalam masterplan tersebut direncanakan di TPPI yang merupakan anak usaha Tuban Petro dibangun aromatic centre dan olefin centre.

Saat ini, baru terbangun aromatic plant yang menghasilkan benzene toluene dan xylene (BTX), satu-satunya yang dimiliki Indonesia. Karena produk-produk tersebut masih diimpor, sehingga bisa dijadikan substitusi impor untuk menghemat devisa.

"Jika pengembangan Tuban Petro tidak diakselerasi, maka defisit terus berulang. Pasalnya, industri petrokimia hulu-hilir berkontribusi cukup signifikan terhadap defisit neraca perdagangan," jelas dia.

Persoalan lainnya, selain bentuk dukungan nyata, yang dilakukan dalam membesarkan kemampuan dari sisi petrokimia persoalan di Tuban Petro juga harus segera diselesaikan. Salah satunya yakni masalah optimalisasi aset.

"Kebijakan pemerintah yang menyelesaikan utang MYB Tuban Petro Rp 3,3 triliun, melalui konversi, sudah tepat. Hal ini, akan memberi ruang kepada Tuban Petro, untuk mengembangkan bisnis," tandasnya.

Baca juga:
70 Persen Saham Tuban Petrochemical Sudah Dikuasai Pemerintah
Perusahaan Asal Taiwan Tertarik Investasi di Kilang Balongan Milik Pertamina
Pemerintah Percepat Proses Kuasai 95 Persen Saham di Tuban Petrochemical
Pertamina: Tak Ada Korban Jiwa Akibat Kebakaran Kilang Balikpapan
Kebakaran di Kilang Pertamina Balikpapan Diduga dari Pipa yang Tengah Diperbaiki
Ada Kebakaran di Kilang Balikpapan, Pertamina Jamin Tak Ganggu Pasokan

(mdk/azz)