Kamboja Bakal Tiru Indonesia Kembangkan Produk Halal

UANG | 16 Februari 2019 12:30 Reporter : Kamilah

Merdeka.com - Pemerintah Kamboja menyatakan negara kamboja tertarik untuk belajar memproduksi barang atau produk halal dari Indonesia. Hal tersebut terjadi seiring dengan kenaikan permintaan jenis produk halal di pasar regional maupun global.

"Ada sekitar lima persen warga muslim di Kamboja, sehingga pemerintah Kamboja melihat ada kecenderungan permintaan produk halal itu semakin meningkat," ujar Duta Besar RI, Sudirman Haseng seperti ditulis Antara di Phnom Penh, Kamboja, Sabtu (16/2).

Sudirman mengatakan, Kamboja akan melakukan perubahan dengan menghasilkan produk-produk halal. Untuk itu, pemerintah Kamboja melihat Indonesia sebagai negara yang potensial untuk belajar dan bekerjasama dalam memproduksi makanan dan minuman halal di Kamboja.

"Kamboja ingin citranya berubah walaupun negara dengan penduduk mayoritas Budha, tetap bisa memproduksi makanan dan minuman halal," kata Sudirman.

Sudirman melanjutkan, pemerintah Kamboja akan melakukan penguatan dalam meningkatkan ekspor Kamboja khususnya ke negara-negara Timur Tengah dengan memproduksi beberapa produk halal. Pemerintah kamboja akan mengirim warganya ke Indonesia untuk mengikuti pelatihan dasar dalam menghasilkan dan mengembangkan produk halal.

"Ada niat yang cukup kuat dari pemerintah Kamboja untuk dapat memproduksi beberapa produk halal dalam rangka meningkatkan ekspor Kamboja ke luar, terutama ke negara-negara Timur Tengah," ungkap Sudirman.

Sudirman menambahkan, Kamboja akan mencoba memproduksi beberapa produk halal salah satunya menghasilkan produk ikan. Kemudian pemerintah Kamboja juga meminta bantuan untuk memulai infastruktur dengan dasar produksi halal, SOP, organisasi dan cara mengembangkan kerjasama untuk produk halal tersebut.

"Beberapa produk halal yang Kamboja akan coba produksi, terutama minuman dan juga makanan, salah satunya produk ikan," jelasnya.

Baca juga:
Tim Pakar Ekonomi di Bawah Komando Prabowo
Harga Emas Antam Naik Rp 4.000 Jadi Rp 672.000 per Gram
Momen Lucu Saat Susi Pudjiastuti Terciduk Tengah Dipijat Menteri Basuki
Pemerintah Persilakan Masyarakat Miliki Bitcoin dkk Selama Tak Untuk Pembayaran
Butuh 200 Km Jalur LRT Tuntaskan Kemacetan Jabodebek
Saingi Singapura, Pemerintah Bangun 7 Pelabuhan Hub Berkelas Dunia
Resmikan Sekolah Vokasi, Menperin Sebut Penting Punya SDM Sesuai Kebutuhan Industri

(mdk/azz)