Kapolri minta pelaku ekonomi gerak cepat hadapi persaingan global

UANG | 20 November 2017 14:14 Reporter : Saugy Riyandi

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengimbau para pelaku ekonomi dapat berselancar di tengah persaingan perekonomian global. Menurutnya, persaingan global cukup ketat, sehingga pelaku ekonomi di Indonesia harus bergerak cepat agar tak tertinggal dari negara lain.

"Derasnya persaingan jangan dengan berlayar, kita telat, harus selancar kencang sekali. Karena meski gelombang ada sailing pakai layar lambat, surfing cepat bergerak di tengah gelombang pasang ekonomi dan politik," ujar Tito di Gedung BEI, Jakarta, Senin (20/11).

Menurutnya, kondisi ekonomi Indonesia tak bisa lepas dari stabilitas politik. Apalagi, tahun depan sudah memasuki tahun politik, di mana pemilihan kepala daerah digelar di berbagai daerah.

"Dinamika pilkada pasti ada. Gejolak bisa kita tangani di 171 wilayah. Kami siapkan diri untuk amankan negara," katanya.

Lebih lanjut, Tito menambahkan, para politisi juga harus menjaga kestabilan politik dengan tidak menyebar informasi yang negatif. "Ini akan lebih mudah pekerjaannya kalau Polri dan TNI kompak. Kalau kontestan politik juga tidak bawa isu sensitif," tegasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Menko Luhut harap Sail Sabang tingkatkan wisatawan Aceh
Lepas 768 peserta ekspedisi Sail Sabang, Menko Luhut ingin ekonomi bahari meningkat
Buka perdagangan saham, Kapolri sebut ekonomi dan hukum harus jalan beriringan
Awal pekan, nilai tukar Rupiah menguat di level Rp 13.521 per USD
Kontribusi RI dalam Global Value Chain masih kalah dari Malaysia
Mendag minta AS pertimbangkan putusan bea masuk tambahan biodiesel RI
Jambore TIK 2017, pemerintah siapkan disabilitas masuki dunia kerja

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.