Kebersihan & Transportasi Lokal Dapat Kepuasan Terendah di Gelaran MotoGP Mandalika

Kebersihan & Transportasi Lokal Dapat Kepuasan Terendah di Gelaran MotoGP Mandalika
Motogp. AFP PHOTO / Mohd Rasfan
EKONOMI | 28 Maret 2022 16:45 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Deputi Bidang Pemasaran Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) Kemenparekraf, Nia Niscaya memaparkan sejumlah perhitungan cepat dua komponen terhadap gelaran MotoGP 2022. Pertama terkait demografi penonton dan kedua terkait kepuasan penonton terhadap layanan.

"Pertama terkati demografi pengunjung pada MotoGP 2022 lalu, 75 persen adalah milenial yang menjadi pengunjung," kata Nia dalam Weekly Press Briefing, Jakarta, Senin (28/3).

Nia menjabarkan, mayoritas penonton didominasi oleh penduduk yang berasal dari DKI Jakarta dan Jawa Barat. "Mayoritas datang menggunakan pesawat sebanyak 61 persen," katanya.

Sementara itu, penginapan yang dipilih adalah homestay dan hotel. Rata-rata menginap tamu selama gelaran besar tersebut adalah sebesar 4,2 hari. "Rata-rata pengeluaran Rp10 juta," jelas Nia.

Mengenai kepuasan pengunjung, sebanyak 75,8 persen menyatakan puas sekali dengan gelaran MotoGP 2022. Layanan kesehatan atau hospitality mendapat skor paling memuaskan.

"Kebersihan dan transportasi lokal adalah faktor yang mendapat kepuasan paling rendah jika dibandingkan faktor lain. Selanjutnya, 88 responden memiliki keinginan kembali mengunjungi Mandalika," tandasnya. (mdk/idr)

Baca juga:
Kemenkes Ungkap Alasan Syarat Mudik Berbeda dengan Tonton MotoGP Mandalika
4 Potret Angie Ang, Presenter yang Dapat Hadiah dari Marc Marquez
Viral karena Joget Bareng Marc Marquez, Ini Potret Ghyna Ridha
Kondisi Terbaru Marc Marquez Usai Jatuh di Mandalika, Penglihatannya Bermasalah
Penemuan Motor Tak Bertuan Usai Ajang MotoGP Mandalika, Ini Ciri-cirinya
Kasus Penipuan Tiket Online MotoGP, Polda NTB akan Perkuat Pengawasan Siber

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini