Kebingungan Para Menteri di Rapat Koordinasi Perdana Menko Airlangga

UANG | 30 Oktober 2019 11:35 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar rapat koordinasi (rakor) di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (30/10). Rakor tersebut merupakan rakor pertama sejak Menko Airlangga dilantik pada 23 Oktober lalu.

Beberapa menteri yang hadir dalam rakor antara lain Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama.

Satu per satu menteri memberikan jawaban saat ditanya oleh media terkait rapat yang akan berlangsung dalam dua jam tersebut. "Kayaknya soal perekonomian," kata Kepala BKPM Bahlil Lahadalia yang datang bersamaan dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama.

Senada dengan Bahlil, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto nampak bingung. Dia berulang kali meminta media mengulang pertanyaan yang sama. "Ha? Ha? Soal Kemenko Perekonomian," katanya.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir yang datang pertama kali enggan melayani pertanyaan para wartawan. Erick langsung menuju lift untuk ke ruang rakor.

Terakhir, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan jawaban tipis mengenai pembahasan rakor tersebut. "Rakor soal Hannover Messe tahun depan. Nanti ya," katanya. (mdk/bim)

Baca juga:
Gelar Rapat Golkar di Kantor Kemenko Perekonomian, Airlangga Dinilai Lukai Rakyat
Airlangga Gelar Rapat Golkar di Kantor Kemenko Perekonomian
Menakar Komposisi Menteri Ekonomi Kabinet Indonesia Maju
Pemerintah Gandeng Bukalapak Tingkatkan Wirausaha Digital
Jokowi: Airlangga dan Sri Mulyani Tahu Apa yang Dikerjakan Hadapi Tekanan Global
Kado Manis Perpisahan Untuk Darmin Nasution
Jadi Menko, Airlangga Dinilai Bisa Koordinasikan Menteri Ekonomi

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.