Kehadiran Virus Corona Percepat UMKM Go Digital

Kehadiran Virus Corona Percepat UMKM Go Digital
UANG | 27 Juni 2020 10:27 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Pemerintah tengah berupaya untuk melakukan transformasi digital secara nasional. Program ini pun telah mulai digarap sejak sebelum virus corona menyebar ke Indonesia.

Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika Bidang Kebijakan Digital, Deddy Permadi, mengatakan munculnya pandemi justru mempercepat proses transformasi digital yang telah direncanakan pemerintah.

"Pandemi ini mempercepat transformasi digital, salah satunya mendorong ekosistem ini," kata Deddy dalam Webinar bertajuk Jaga UMKM Indonesia: Kebangkitan UMKM Di Era Pandemi Covid-19, Jakarta, Jumat (26/6).

Demi mendorong akselerasi digitalisasi ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan tiga hal yakni membangun infrastruktur digital, menyiapkan sumber daya manusia (SDM) era digital dan juga sektor UMKM.

Salah satu kendala yang dihadapi saat ini, masih ada 12.000 dari 83.000 desa atau kelurahan yang belum mendapatkan akses jaringan internet 4G di seluruh Indonesia. Pemerintah menargetkan pada akhir 2021 sebagian desa telah terjangkau sinyal 4G.

Sehingga pada 2022, semua wilayah di Indonesia telah tersambung internet 4G. Hal ini sangat penting dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada UMKM dan penerapan digitalisasi.

"Harapannya pada akhir 2021 sebagian desa itu sudah terjangkau sinyal 4G dan sampai 2022 sudah terjangkau 4G di semuanya," kata Deddy.

1 dari 1 halaman

8 Juta UMKM Telah Go Digital

umkm telah go digital

Kominfo, kata Deddy, juga mendekatkan percepatan SDM era digital. Pihaknya membagi 3 level kecakapan digital sebagai syarat agar UMKM bisa masuk pasar digital.

Level bawah berupa kemampuan digital meliputi kemampuan dasar digital dan literasi digital. Level kedua yakni intermediate, yakni kategori teknisi digital. Di masa depan UMKM juga membutuhkan berbagai sistem digital yang berubah dengan cepat.

"UMKM butuh teknisi digital, mereka butuh data analisis, AI, VR, cyber security dan lain-lain," kata dia.

Sementara, level tertinggi SDM digital yakni advance digital skill. UMKM ini bisa dibekali akselerasi bisnis di tengah transformasi yang persaingannya besar.

Deddy mengaku Kementerian Kominfo sejak 2016 sudah menginisiasi gerakan UMKM Go Online. Ekosistem ini merupakan gerakan kerjasama, sehingga menurut laporan terakhir, ada 8 juta UMKM yang Go Digital dan potensinya semakin besar.

Sebelum pandemi, sektor UMKM menopang 11 persen GDP. Diperkirakan pada 2022 akan ada 62 juta bekerja di UMKM digital. Untuk itu menjadi penting bagi pemerintah konsentrasi terhadap sektor UMKM.

(mdk/bim)

Baca juga:
Survei: 62,6 Persen UMKM Yakin Mampu Bertahan 1 Tahun Lebih di Tengah Pandemi Corona
Survei: 82,9 Persen UMKM di Jabodetabek Rasakan Dampak Negatif Covid-19
Indeks Kesiapan Digital UMKM Di Jabodetabek Masih Tahap Menengah, Ini Penyebabnya
Pemerintah Siapkan UMKM Masuk Pengadaan Barang BUMN dengan Proyek di Bawah Rp14 M
Menko Luhut Ajak Pejabat Negara Belanja Produk Lokal Secara Online
Waskita Karya Beri Pinjaman Modal ke 8 UMKM Mitra Binaan
Ingin Ajukan Modal untuk UMKM, Perhatikan 5 Hal Ini

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami