KEIN Sebut Kementerian Investasi Sudah Jadi Praktik Umum Negara Maju Dunia

UANG | 15 Agustus 2019 17:31 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wakil Ketua Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN), Arif Budimanta, menyambut positif terkait rencana Presiden Jokowi untuk membuat Kementerian Investasi.

Menurutnya, hal tersebut sudah lebih dulu direalisasikan oleh negara-negara maju lainnya. Tak terkecuali dengan negara di kawasan Asia yaitu Thailand.

"Mau tidak mau backbone (perekonomian) kita saat ini kan digital economy. Transaksi keuangan juga berkembang begitu cepat, jadi langkah exercise penyatuan antara investasi digital itu menurut saya sih pandangan yang positif," tuturnya di Jakarta, Kamis (15/8).

"Apalagi jika dilihat negara-negara lain sudah lebih dulu ada. Misal di Thailand ada kementerian ekonomi digital. Di negara lain juga sudah ada," tambah dia.

Pihaknya menjelaskan, langkah tersebut tepat dilakukan dalam menyesuaikan dengan fenomena digital saat ini.

"Apalagi jika bisa besarkan UMKM agar kemudian berkompetisi dalam level regional khususnya Asia dan Asean. Jadi sejak awal clear tujuan dasarnya apa," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membocorkan akan ada kementerian yang fokus menangani investasi. "Secara jumlah bisa sama, tapi ada kementerian yang dilebur. Misal Menlu juga handle diplomasi ekonomi," ujar Presiden Jokowi.

"Ada juga Kementerian Investasi, akan konsentrasi di digital dan kreatif," lanjutnya.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Pekan Depan, ESDM Pastikan Data Migas RI Bisa Diakses Online
Ekonom Nilai Pembentukan Kementerian Investasi Tak Lantas Selesaikan Masalah
Menko Luhut ke CEO Softbank: Kamu Jangan Investasi Cuma ke Grab Saja Dong
Faisal Basri: Presiden Jokowi Salah Diagnosa soal Wacana Kementerian Investasi
Faisal Basri Bantah Indonesia Tak Ramah Investasi Asing
Raup Cuan Perang Dagang, Pemerintah Siap Gelar Karpet Merah Pabrik China Masuk RI
Mendag: Presiden Minta Paviliun Indonesia di Pameran Dunia Lebih Futuristik

(mdk/bim)