Kekayaan Bos Louise Vuitton Turun USD 6 M Usai Penutupan Toko Akibat Pandemi

Kekayaan Bos Louise Vuitton Turun USD 6 M Usai Penutupan Toko Akibat Pandemi
UANG | 4 Agustus 2020 07:00 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Bernard Arnault, orang terkaya ketiga di dunia telah kehilangan USD 6 miliar dari kekayaannya hanya dalam satu minggu. Setelah laporan pendapatan serius di mana kekayaan bos raksasa fashion mewah LVMH merosot dari USD 112,1 miliar menjadi USD 106,2 miliar.

Saham LVMH anjlok 8 persen selama sepekan hingga 31 Juli setelah penjualan produk perusahaan yang meliputi Louis Vuitton, Fenty dan Hennessy mencapai USD 21,7 miliar di semester I-2020, turun 27 persen dari periode yang sama di 2019. Sementara analis memperkirakan penjualan turun sekitar itu, laba LVMH anjlok 84 persen menjadi sekitar USD 615 juta, jauh di bawah perkiraan analis. Saham turun 4 persen pada hari Senin setelah pengumuman.

"LVMH menunjukkan ketahanan luar biasa terhadap krisis kesehatan serius yang dialami dunia pada paruh pertama 2020. Kami telah menunjukkan ketangkasan yang luar biasa dalam menerapkan langkah-langkah untuk menyesuaikan biaya mereka dan mempercepat pertumbuhan penjualan online. Meskipun kami telah mengamati tanda-tanda kuat dari peningkatan aktivitas sejak Juni, kami tetap sangat waspada selama sisa tahun ini," kata Arnault dilansir Forbes.

Dia menjelaskan, meski ada peningkatan penjualan di China selama kuartal II-2020, namun penurunan terjadi karena adanya penutupan toko dan tempat pembuatannya di di tempat lain di dunia dan penangguhan perjalanan internasional yang berlanjut.

Hal yang sama juga terjadi di penjualan sesama rumah mode mewah asal Prancis, Kering. Selain itu, pemilik Gucci mengungkapkan pendapatan turun hampir 30 persen di paruh kedua ketika melaporkan laba pada hari Rabu, tetapi saham berhasil mengakhiri minggu ini datar. Kekayaan pendiri miliarder Kering, Francois Pinault, tetap stabil minggu ini di posisi USD 38,3 miliar dan peringkat No. 27 di dunia.

Saham-saham di CAC 40 yang lebih luas, sebuah indeks saham Perancis yang mencakup LVMH dan Kering, turun 3 persen selama seminggu, sementara di AS, S&P 500 naik tipis sekitar 2 persen.

Baca Selanjutnya: Arnault memulai kariernya dengan menggunakan...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami