Kembali torehkan prestasi, BRI duduki peringkat 2 Wealth Added Index di Asia Tenggara

UANG | 24 Juli 2018 18:35 Reporter : Rizlia Khairun Nisa

Merdeka.com - Bank BRI kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dengan menduduki peringkat ke 2 dari 100 perusahaan di ASEAN dengan peningkatan Wealth Added Index (WAI) sebanyak 5 kali sejak awal tahun 2018. Sementara untuk di dalam negeri, saat ini Bank BRI menduduki peringkat pertama sebagai perusahaan yang memberikan index kekayaan terbaik bagi para pemegang saham secara nasional.

Peringkat yang diterima oleh BRI bukannya tak berdasar, peringkat sebagai perusahaan dengan tingkat WAI no 2 di Asean tersebut disematkan oleh Stern Value Management Consulting Firm.

Wealth Added Index (WAI) adalah metode pengukuran kinerja perusahaan yang sebagai indikator untuk menentukan peningkatan kekayaan yang dihasilkan perusahaan di atas return minimal yang diharapkan investor. Di dalam perhitungan WAI, harapan akan return didasari potential cost dan ditambah risiko yang ditanggung investor, yang kemudian diterjemahkan dalam cost of equity (CoE).

Apabila perusahaan menghasilkan total return untuk pemegang saham lebih besar dari CoE-nya maka dapat dikatakan WAI Positif atau wealth creators karena menghasilkan wealth added kepada pemegang saham.

Sebaliknya bila perusahaan hanya menghasilkan TSR sama besar dengan CoE-nya, maka saham itu dianggap belum menghasilkan wealth added. WAI sendiri belakang ini merupakan salah satu rujukan untuk menentukan perusahaan yang prospektif untuk berinvestasi.

"Prestasi ini merupakan capaian Bank BRI, dalam memberikan return yang tinggi kepada para pemegang saham atau investor. Prestasi ini dapat memicu BRI untuk bekerja lebih baik lagi dan terus berinovasi untuk selalu menjadi pilihan utama perbankan bagi masyarakat Indonesia," ungkap Direktur Utama Bank BRI Suprajarto.

Setidaknya terdapat lima strategi yang selalu disampaikan Bank BRI kepada investor: Pertama, Re-Focusing bisnis perbankan ke segmen Micro Banking, hal ini terlihat jelas dari share segmen bisnis mikro yang terus meningkat. Kedua, Segmen korporasi difokuskan kembali kepada profitability business yang lebih besar seperti transaction banking dan value chain.

Ketiga, Peningkatan efisiensi dan produktivitas melalui digitizing proses business mikro, small & konsumer yang saat ini sudah ada seperti BRISpot dan MyBRI. Keempat, Peningkatan kapasitas IT yang akan menjadi backbone pertumbuhan bisnis BRI ke depan. Kelima, Peningkatan kontribusi dan sinergi perusahaan anak di mana integrated financial solution tidak hanya conventional banking, tapi juga sharia banking, insurance, multifinance dan venture capital.

"BRI senantiasa memberikan komunikasi yang transparan dan menyampaikan program yang konkret dapat dilakukan perusahaan kepada Investor," kata Suprajarto.

Hal tersebut dapat terlihat oleh Investor dengan terjaganya kinerja keuangan BRI hingga saat ini, seperti: tingkat pertumbuhan kredit di atas rata-rata Industri, profitabilitas terjaga, dan tingkat kualitas kredit yang selalu terjaga.

Informasi mengenai BANK BRI dapat di akses melalui www.bri.co.id


Kartu identitas volunteer Asian Games terintegrasi BRIZZI
Deretan pendukung Jokowi dapat kursi empuk komisaris BUMN
Apresiasi keberanian polisi, BRI dukung pembuatan film 22 Menit
Wakil Presiden RI hadiri gelaran Bank BRI Indonesia Open 2018
Harmoni Pasar Klewer, acara musik bertabur promo menarik

(mdk/hhw)

TOPIK TERKAIT