Kemenag: Penguatan Ekosistem Wakaf Bisa Tarik Minat Investor Asing

Kemenag: Penguatan Ekosistem Wakaf Bisa Tarik Minat Investor Asing
UANG | 30 Oktober 2020 15:36 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi tengah memperkuat ekosistem dan sinergi pengembangan dana wakaf di Tanah Air. Berbagai cara dilakukan, seperti mempersiapkan instrumen Cash Waqf Linked Sukuk (dana abadi wakaf tunai), hingga inisiasi Gerakan Nasional Wakaf Tunai (GNWT) yang dipelopori Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Sekretaris Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Muhammad Fuad Nasar mengatakan, pengembangan tata kelola wakaf memerlukan ekosistem yang memperkuat hubungan timbal balik para pembuat kebijakan dan praktisi di lapangan.

"Sejalan dengan spirit penguatan ekosistem pemberdayaan wakaf, maka regulasi, tata kelola, struktur kelembagaan, literasi dan sebagainya harus lebih terkonsolidasi dan berkolaborasi lebih sinergis dengan lingkungan eksternal yang berkembang secara dinamis," jelasnya, Jumat (30/10).

Fuad berharap, penguatan perwakafan di Indonesia ke depannya akan semakin berdaya guna dan berhasil. Itu bisa tercapai dengan adanya kolaborasi antar elemen masyarakat, pemerintahan, dan segenap otoritas yang mengurusi ekonomi, kebijakan moneter, serta aspek-aspek teknis yang berkaitan dengan pengelolaan wakaf.

Menurut dia, dana wakaf lintas wilayah bukan merupakan hal yang asing lagi. Fuad mencontohkan Baitul Asyi, yakni wakaf berwujud pengelolaan hotel di Mekkah yang sebagian keuntungannya dibagikan setiap musim haji kepada jamaah haji asal Aceh.

Oleh karenanya, dia menilai pengelolaan ekosistem wakaf yang kini giat dicanangkan bakal berimbas positif terhadap sistem keuangan nasional. Termasuk potensi adanya partisipasi investor asing di dalamnya.

"Begitu pula kita mengembangkan cash wakaf link sukuk ke depannya juga bisa menggaet para wakaf dari luar negeri. Dan juga para investor-investor untuk mengembangkan wakaf kita tidak hanya dibatasi oleh yang ada di dalam negeri, tapi juga dari seluruh berbagai wilayah yang punya minat, punya misi, dan punya semangat yang sama untuk membangun wakaf di dunia Islam," tuturnya.

Baca Selanjutnya: Kesejahteraan Umat Lintas Agama...

Halaman

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami