Kemenaker Belum Dapat Perintah Lanjutkan Bantuan Subsidi Gaji di 2021

Kemenaker Belum Dapat Perintah Lanjutkan Bantuan Subsidi Gaji di 2021
Menaker Ida Fauziah. ©2020 Merdeka.com
UANG | 18 Januari 2021 17:01 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengatakan, pemerintah belum berencana menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) BPJS Ketenagakerjaan 2021. Hingga saat ini, pemerintah masih mempertimbangkan rencana melanjutkan program bantuan tersebut sesuai dengan kondisi ekonomi.

"Untuk APBN 2021 kami memang belum menerima perintah untuk menyalurkan kembali program BSU," ujar Ida dalam rapat kerja bersama DPR, Jakarta, Senin (18/1).

Meskipun belum dimasukkan dalam rencana belanja pemerintah tahun ini, nantinya program tersebut akan dievaluasi secara menyeluruh. Termasuk pengaruh ekonomi terkini terhadap penghasilan para pekerja karyawan swasta.

"Kami punya evaluasi, akan kami berikan pada Pak Kemenko Perekonomian. Agar, jika memang ekonomi belum secara normal kembali diskusi kami mengenai program BSU ini kita bisa pertimbangkan dilakukan kembali di 2021," paparnya.

Adapun Kementerian Ketenagakerjaan mencatat realisasi penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) gelombang I mencapai 99,11 persen atau belum tersalurkan sebanyak 110.762 pekerja. Sementara pada gelombang II sebanyak 98,71 persen atau sekitar 159.727 pekerja. (mdk/azz)

Baca juga:
Anggota DPR Usul Guru Honorer Hingga Tukang Becak Dapat Bantuan Upah
Menaker Catat 413.694 Perusahaan Terima Bantuan Upah, Terbanyak di Pulau Jawa
Penyaluran Bantuan Subsidi Upah Tak Sampai 100 Persen, Ini Sederet Penyebabnya
CEK FAKTA: Tidak Benar Ada verifikasi Ulang Bagi Penerima Bantuan Pemerintah
Penjelasan Kemnaker Soal Nasib 294.160 Penerima Subsidi Gaji Tapi Belum Terima Dana
CEK FAKTA: Hoaks Informasi Penerima Bansos Dapat Uang Rp300 Ribu Selama 6 Bulan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami