Kemendag Buat Aturan Turunan Perdagangan Online Guna Jaring Penjual di Media Sosial

UANG | 9 Desember 2019 13:45 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah menggodok aturan turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) dalam bentuk Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag)

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Suhanto menyebutkan, pihaknya telah bertemu dengan asosiasi e-commerce Indonesia (idEA) pada Minggu malam kemarin, guna membicarakan agar PP 80/2019 bisa jadi satu peraturan yang aplikatif.

"Sehingga PP 80 ini kan hanya sebagai payung hukum, turunannya nanti beberapa K/L pasti akan membuat aturan Permendag atau peraturan lainnya," ujar dia di Hotel Borobudur, Senin (9/12).

Untuk sementara, pihaknya tengah merumuskan aturan turunan tersebut. Salah satunya adalah bagaimana untuk menjaring pedagang-pedagang di media sosial yang jumlahnya kini cukup banyak.

"Tentunya kami tidak bisa sendirian memutuskan. Sehingga kami dalam waktu 1-2 minggu ini akan membuat tim kecil pokja yang anggotanya dari Kemendag, Kominfo, Kemenko Perekonomian, dan juga dari pelaku usaha, anggota idEA, kira-kira mana yang pas dimaksud dalam Permendag langsung," tuturnya.

1 dari 1 halaman

Target Aturan Secepat Mungkin

Dia pun berharap, Permendag soal PMSE bisa dikeluarkan secepat mungkin. Dirinya tak ingin keberadaan PP Nomor 80 Tahun 2019 membuat pelaku usaha online jadi gonjang-ganjing.

"Mulai tadi malam kita sudah intens rapat kecil dengan idEA selaku yang memayungi market place dan lain-lain. Kami dalam waktu secepatnya Permendag ini akan bisa diterapkan bagi pelaku usaha," kata dia.

"Sekarang kan masih meraba-raba. Dengan adanya PP 80 ini pelaku usaha jadi sulit mendaftar. Semua akan dipermudah, bahkan bagi pelaku UKM yang sifatnya perorangan cukup dengan KTP pun sudah bisa daftar," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Mendag: Hari Pertama Harbolnas Jual Produk Lokal dengan Diskon Besar-besaran
Transaksi Harbolnas 2019 Ditarget Tembus Rp8 Triliun
Pedagang Online Wajib Punya Izin Usaha, Bagaimana Nasib UMKM?
Jelang Harbolnas, Mendag Serukan Gerakan Belanja Produk Dalam Negeri
Mendag Agus Jamin Stok Pangan Menjelang Natal dan Tahun Baru Aman

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.