Kemendag Optimis RI Bisa Naikkan Posisi di Rantai Pasokan Dunia

Kemendag Optimis RI Bisa Naikkan Posisi di Rantai Pasokan Dunia
UANG | 26 November 2020 09:39 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga optimis Indonesia bisa meningkatkan posisinya dalam rantai pasokan dunia (global value chain). Sebab, saat ini posisi Indonesia masih berada di pemasok bahan mentah dan industri yang padat karya.

Dia mengatakan, Indonesia ke depan masih bisa mencapai posisi yang lebih baik mulai dari desain produk, industri padat teknologi dan sentra keuangan dan jasa.

"Global value chain itu seperti huruf 'U', puncaknya di awal dan di akhir, yaitu tempat di mana valuenya paling besar. Di situ ada desain produk, marketing dan jasa atau barang yang berteknologi tinggi. Kita berharap secara bertahap bisa masuk ke sana," kata Jerry di Jakarta, Kamis (26/11).

Menurutnya, perlu kerangka kebijakan dan implementasi yang baik antar kementerian agar hal tersebut bisa tercapai. Sinergi tersebut diharapkan bisa menjadi pintu keluar dari jebakan lantai terbawah rantai (value lowest ladder of value chain).

Salah satu yang diapresiasi dan akan selalu disinergikan adalah kebijakan mengenai TKDN. Mengingat hasil dan tanggapan dunia usaha soal TKDN juga cukup baik.

"Minggu yang lalu, saya bertemu dengan para pengusaha, asosiasi dan para stakeholders dalam diskusi publik sekaligus peninjauan pabrik di batam yang intinya mereka sangat senang dengan kebijakan TKDN. Bahkan mereka meminta agar penerapannya diperluas dan diintensifkan. Menurut saya itu merupakan salah satu jalan keluar agar kita bisa lebih punya peran dalam rantai pasokan global," imbuhnya.

Baca Selanjutnya: Perjanjian Perdagangan...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami