Kemendag Pastikan Larangan Ekspor Perikanan RI ke China Bersifat Sementara

Kemendag Pastikan Larangan Ekspor Perikanan RI ke China Bersifat Sementara
UANG | 21 September 2020 11:08 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Didi Sumedi memastikan pelarangan ekspor perikanan Indonesia ke China hanya bersifat penangguhan sementara waktu saja. Setelah masa penangguhan selesai maka ekspor perikanan bisa kembali dilakukan.

"Berdasarkan laporan dari Atensi Perdagangan (ATDA), sifatnya hanya suspend sementara saja selama 1 minggu sejak 18 September. Bukan pelarangan," kata dia saat dihubungi merdeka.com, Senin (21/9).

Dia menambahkan, penangguhan sementara itu juga hanya diberlakukan untuk satu perusahaan eksportir saja yakni PT PI. Bukan berarti seluruh eksportir dilakukan hal yang serupa.

"Dan hanya terhadap satu perusahaan saja yang terindikasi ekspornya terkontaminasi covid," tandas dia.

Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberi tanggapan terkait China yang melarang sementara atau moratorium masuknya produk ikan asal Indonesia, karena ditemukan virus corona pada kemasan produk seafood yang diekspor dari Indonesia ke China oleh PT PI.

Melalui situs resminya, Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri menjelaskan, KKP telah mendapatkan notifikasi dari General Administration of Customs of the People's Republic of China (GACC) pada 18 September 2020.

"Atas notifikasi tersebut, KKP melalui Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Produk Perikanan (BKIPM) telah melakukan berbagai langkah," tulis keterangan tersebut, Minggu (20/9).

Baca Selanjutnya: Langkah tersebut di antaranya melakukan...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami