Kemenhan: Ghana dan Filipina Jadi Pasar Industri Pertahanan Indonesia

UANG | 22 Januari 2020 14:27 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wakil Menteri Pertahanan, Sakti Wahyu Trenggono menyebut bahwa industri pertahanan Indonesia saat ini sudah mempunyai pasar di luar negeri. Dia menyebut, Ghana dan Filipina suka dan menerima produk industri Indonesia tersebut.

"Salah satunya prospek itu yang sudah eksekusi, tapi akan lebih besar lagi itu Ghana, Afrika. Terus juga beberapa negara Afrika, kemudian yang berikutnya ASEAN itu Filipina," kata Sakti di kantornya, Jakarta, Rabu (22/1).

Dia menegaskan, di Ghana dan Filipina yang dijual adalah produk dari PT Pindad. Salah satunya yang lalu adalah tank.

"Kalau Filipina itu tank," jelas Sakti.

1 dari 1 halaman

164 Tank Harimau Buatan Pindad Bakal Dibeli 2 Negara di Asia

Direktur Bisnis Produk Pertahanan Keamanan PT Pindad (Persero) Widjajanto mengatakan, pihaknya tengah menjajaki ekspor Tank Harimau di beberapa negara di dua kawasan Asia, yaitu negara-negara di ASEAN dan di Asia Selatan. Meski demikian, dia enggan menyebutkan nama negaranya.

"Kami sedang ikut tender, di salah satu negara ASEAN dan di negara Asia Selatan. Di ASEAN 44 unit, kalau yang di Asia Selatan 120 unit," katanya, seperti dikutip dari Antara, Jumat (12/4).

Tank Harimau merupakan hasil kerja sama dengan Turki. Tank tersebut dikembangkan masing-masing oleh dua negara tersebut. Untuk pemasarannya, telah bersepakat bahwa Indonesia di Asia sementara untuk Turki di Eropa, tutur Widjajanto.

Dia mengatakan, saat ini pembuatan tank tersebut telah memiliki kadar kandungan lokal untuk bahan material sekitar 60-70 persen. Untuk baja, masih dilakukan impor, mengingat belum ada yang mengembangkan di Indonesia.

Tank Harimau merupakan kendaraan tempur tank medium modern. Dikembangkan bersama antara Pindad dengan FNSS Turki. Bila di Indonesia dinamai Harimau, di Turki dinamai Kaplan MT.

Reporter: Putu

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Kunker ke Australia, Wamenhan Buka Kerja Sama Industri Pertahanan Pindad-Thales
Strategi Menhan Prabowo Perkuat Pertahanan Indonesia Agar Tak Diganggu Asing
Kenalkan Pindad, Prabowo Bertemu Sejumlah Menhan ASEAN dan AS
Bappenas Minta PT Pindad Tingkatkan Daya Saing Alutsista
Kemenhan Tambah Anggaran untuk Kembangkan Industri Pertahanan
Kunjungan ke PT Pindad, Prabowo Jajal Kendaraan Taktis Komodo

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.