Kemenhub bakal buat aturan trayek angkutan umum dilarang lintasi rel

Kemenhub bakal buat aturan trayek angkutan umum dilarang lintasi rel
UANG | 7 Desember 2015 13:50 Reporter : Novita Intan Sari

Merdeka.com - Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Hermanto Dwiatmoko, mengaku saat ini masih banyak trayek angkutan umum melewati perlintasan sebidang jalur kereta. Hal ini salah satu penyebab kecelakaan banyak terjadi di jalan raya.

"Tidak boleh ada kendaraan (umum) lagi (yang melewati rel). Trayek yang harus diubah," ujarnya di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (7/12).

Pihaknya meminta pemerintah provinsi DKI Jakarta berkoordinasi dengan Organisasi Angkutan Darat dalam mengatur ulang trayek angkutan umum nantinya.

Hermanto mengaku sejauh ini juga dipusingkan karena kesulitan mengatur angkutan umum yang selama ini selalu melanggar seperti menerobos palang pintu kereta. Dia berencana menerapkan teguran dan simulasi secara berkala agar angkutan umum mau mengikuti aturan.

"Perlu ada tahapan," ungkap dia.

Salah satu pencegahan pelanggaran terobos palang pintu kereta ialah dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta harus membangun jembatan layang atau fly over. "Itu untuk keselamatan," katanya. (mdk/bim)

Baca juga:

Kemenhub minta Ahok tutup 19 pintu perlintasan kereta api

Kala jadi bos KAI, Jonan mengaku ikut rancang toilet kereta api

Tekan kecelakaan, kereta di Indonesia akan dibekali sistem otomatis

Penambatan rel KA Trans Sulawesi, Jokowi terbang ke Sulsel

Jalur Solo-Sukoharjo kerap disabotase, PT KAI tambahkan petugas

Menhub Jonan klaim jalur Trans Sulawesi bakal selesai tepat waktu

Railbus Solo-Wonogiri disabotase, rel ditumpuki batu

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Alur BLT Dana Desa Hingga ke Tangan Warga - MERDEKA BICARA with Mendes Abdul Halim Iskandar

5