Kemenhub Beri Sinyal Bakal Batasi Barang Bawaan di Kereta Api

UANG | 2 Juni 2019 18:40 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberi sinyal akan membuat kebijakan terkait pembatasan barang bawaan di atas kereta api. Gagasan ini muncul pasca Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub coba meninjau Stasiun Pasar Senen di Jakarta.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri mengatakan, pihaknya menemukan adanya penumpang yang menenteng barang bawaan berlebih muatan. "Ada beberapa, tapi kita sebenarnya belum mengatur," ungkapnya, Minggu (2/6).

Kemenhub sebenarnya belum mewacanakan gagasan kebijakan pembatasan barang ini secara gamblang. Namun, penumpang rupanya setuju atas inisiasi tersebut.

"Kalau ini kita batasi, ya mereka setuju-setuju saja. Tadi saya tanyakan ke penumpang, kalau ini kita batasi karena ini kan mengurangi space juga untuk yang lain. Kalau satu penumpang bawa 1-6 bagasi, yang lain jadi agak terbatas juga," urainya

"Tapi saya hanya memancing saja, kalau seandainya kita batasi, pada prinsipnya mereka enggak keberatan," dia menekankan.

Terkait jumlah penumpang kereta saat arus mudik, Zulfikri melanjutkan, Stasiun Pasar Senen tercatat bisa meraup volume angkutan tertinggi dibanding stasiun-stasiun lainnya.

"Tadi kita coba melihat, sebenarnya rutin juga, hampir setiap hari kita melihat pelayanan penumpang. (Stasiun) Senen ini memang paling tinggi lah jumlah penumpang kereta api," pungkas dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)