Kemenhub Ingin Posko Vaksinasi Covid-19 Dibangun di Terminal, Stasiun Hingga Bandara

Kemenhub Ingin Posko Vaksinasi Covid-19 Dibangun di Terminal, Stasiun Hingga Bandara
Aktivitas di Terminal Kampung Rambutan. ©2021 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah
EKONOMI | 30 Juli 2021 18:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menginginkan ada posko vaksinasi bagi calon penumpang di seluruh pusat transportasi, seperti pelabuhan, terminal, stasiun hingga bandara. Vaksinasi ini diharapkan dapat menekan potensi penularan akibat mobilitas masyarakat ketika menggunakan moda transportasi.

"Kami sangat mendorong program vaksinasi ini, tidak hanya untuk pekerja transportasi tapi juga calon penumpang. Karena mereka adalah pihak-pihak yang bertemu di dalam simpul-simpul transportasi dan di situ mereka berinteraksi," jelas Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, dalam acara Podcast Nusantara pada Jumat (30/7).

"Sehingga ketika mereka sudah divaksin, sudah punya kekebalan yang cukup tinggi, harapannya tidak akan terjadi penularan yang membahayakan," sambungnya.

Vaksinasi tetap menjadi hal penting, meski saat ini syarat perjalanan adalah harus membawa hasil PCR dan antigen negatif. Hal ini karena potensi terpapar yang jauh lebih tinggi.

"Sering kita lihat masyarakat berbondong-bondong masuk ke kereta api, ke bus, artinya potensi penularannya menjadi sangat tinggi. Itulah mengapa syarat tentang vaksin dan kesehatan betul-betul digalakkan oleh pemerintah," tutur Adita.

Untuk pekerja transportasi sendiri, sejak program vaksinasi pertama sudah masuk sebagai prioritas penerima bersama dengan lansia. Jumlah pekerja transportasi di Indonesia sangat banyak, dan di Kemenhub jumlahnya ada sekitar 30 ribuan pegawai di seluruh Indonesia.

"Jadi kami sangat mendorong vaksinasi dan sangat mendukung program ini. Kami menggandeng semua pihak untuk bisa merealisasikan vaksinasi ini di seluruh moda transportasi, dan juga calon penumpang di seluruh Indonesia," pungkas Adita.

Reporter: Andina Librianty

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Strategi Airlangga Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Luar Jawa-Bali
87 Persen Narapidana di Sumbar Sudah Divaksinasi Covid-19
69.840 Dosis Vaksin Sinopharm Dialokasikan untuk Penyandang Disabilitas di Jateng
Jabar Terima Hibah 121.648 Dosis Vaksin dari Raja Arab untuk Penyandang Disabilitas
Moeldoko Disuntik Vaksin Nusantara di RSPAD Gatot Soebroto
VIDEO: Emosi Gagal Vaksinasi, Wanita Ini Robek Kertas Pendaftaran di Hadapan Petugas
Erick Thohir Target Vaksin Merah Putih Bisa Produksi Mei 2022

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami