Kemenhub: Jangan Sampai Ada Kecelakaan Kapal di Labuan Bajo

UANG | 20 September 2019 17:14 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menekankan pentingnya keselamatan pelayaran di kawasan wisata. Hal itu disampaikan dalam peringatan World Maritim Day di Labuan Bajo, Jumat (20/9).

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut Kemenhub, Agus H Purnomo menyebutkan, keselamatan di kawasan wisata sangat penting karena hal tersebut dapat menjadi pemicu kunjungan wisatawan ke lokasi tersebut.

Dia mengungkapkan, kecelakaan sekecil apapun terutama di lokasi wisata dapat menjadi viral dan membuat wisatawan enggan berkunjung ke lokasi tersebut.

"Jangan sampai ada kecelakaan laut di kawasan Labuan Bajo karena dikhawatirkan bisa menimbulkan efek negatif di mata wisatawan asing maupun lokal," kata dia di Pelabuhan Labuan Bajo,NTT, Jumat (20/9).

Oleh karena itu, Agus mengajak semua pihak terkait untuk meningkatkan budaya keselamatan berlayar.

Khususnya di Labuan Bajo, dia mengingatkan kawasan tersebut merupakan salah satu dari 10 destinasi wisata baru di Indonesia yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Labuan Bajo pantas menjadi 10 destinasi wisata baru. Banyak Kapal Pinisi, kalau wisata berkurang (karena asa kecelakaan) nanti gimana?," ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa keselamatan pelayaran tidak hanya menjadi tanggung jawab Kemenhub selaku regulator. Namun, banyak pihak terkait di dalamnya seperti operator pelayaran, syahbandar, hingga nelayan.

"Karena semua tahu kalau di destinasi wisata tidak selamat akan sangat merugikan kita. Sehingga kita kampanyekan bahwa ayo, apalagi destinasi terkait laut harus selamat," ujarnya.

Karena itu, dia memandang perlunya kampanye keselamatan terus dilakukan agar dapat mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Terutama di Labuan Bajo yang merupakan lokasi wisata antar pula.

Untuk bisa mencapai ke destinasi yang satu ke destinasi lainnya diperlukan kapal sebagai alat transportasi. "Makanya kita kampanyekan keselamatan untuk meningkatkan kedatangan wisatawan. Para stakeholders tolong keselamatan sangat dijaga karena ini destinasi wisata. Jangan sampai ada kecelakaan kapal. Sehingga yang keluar dari Labuan Bajo aroma yang bagus," tegasnya.

Selain isu keselamatan, dia juga menyoroti isu kebersihan laut. Budaya tersebut harus selalu diterapkan terutama di kawasan wisata. "Selain budaya keselamatan, kita juga kampanyekan di daerah wisata untuk menjaga kebersihan di pantai dan laut. Karena dua itu sangat mempengaruhi terhadap kunjungan wisatawan," tutupnya.

Reporter: Maria Flora

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Menhub Budi: Prasarana Transportasi di Ibu Kota Baru Tak Perlu Banyak Pakai APBN
Pemerintah Bakal Bangun Kereta Tanpa Rel di Ibu Kota Baru
Tanggapan Menhub Budi Soal Usulan Kertajati Ganti Nama Jadi Bandara BJ Habibie
30 Persen Penerbangan Dibatalkan Imbas Kebakaran Hutan dan Lahan
Peringati Hari Perhubungan Nasional, Menhub Budi Ajak Stakeholder Sinergi
Peringati Hari Perhubungan Nasional, KCN Lakukan Pembersihan Pantai

(mdk/idr)