Kemenhub Kritik Surat Izin Keluar Masuk Jakarta Sulit Dibuat

Kemenhub Kritik Surat Izin Keluar Masuk Jakarta Sulit Dibuat
UANG | 27 Mei 2020 17:55 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, untuk bisa mendapatkan akses keluar masuk DKI Jakarta, masyarakat diwajibkan mengantongi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Hal ini diatur dalam Pergub Nomor 47/2020 tentang SIKM.

Untuk mendapatkan SIKM, masyarakat dapat mengakses situs web resmi SIKM. Namun demikian, Direktur Lalu Lintas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Sigit Irfansyah menilai pembuatan SIKM dinilai sulit karena masalah server.

"Sempet diskusi, SIKM ini susah tidak dibuatnya. Sempat saya coba, eh susah, prosesnya mungkin tidak semudah yang dibayangkan. Bagaimana punya dokumen yang comply tapi sulit aksesnya," ujar Irfan dalam diskusi daring, Rabu (27/5).

Server website SIKM dinilai tidak kuat menampung akses dari banyaknya masyarakat yang ingin mendapatkan surat tersebut. Apalagi, SIKM diberikan khusus dan unik hanya kepada 1 orang.

"Ini memang unik diberikannya per person. Jadi kalau misalnya di mobil (di perjalanan) ada 5 orang, ya, harus ada 5 SIKM," lanjutnya.

Baca Selanjutnya: Saran Perbaikan...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami