Kemenhub Masih Kaji Operasional Ojek Online di Era Kenormalan Baru

Kemenhub Masih Kaji Operasional Ojek Online di Era Kenormalan Baru
UANG | 28 Mei 2020 14:07 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan tengah menyiapkan skema ketentuan operasional transportasi jalan dalam menghadapi tatanan normal baru atau new normal, termasuk untuk ojek online. Seperti diketahui, sejak Maret ojek online tidak diperbolehkan untuk mengangkut penumpang, tetapi hanya barang guna mencegah penyebaran covid-19.

"Lagi dibuat dulu konsep untuk new normal per sektor di mana nanti Selasa dipresentasikan ke Pak Menteri," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (28/5).

Meski demikian, Budi belum bisa memastikan apakah ojek online akan kembali diperbolehkan untuk mengangkut penumpang saat normal baru betul-betul diterapkan. "Saya mau buat usulan dulu, saya mau rapatkan dulu dengan para direktur, karena perintah Pak Menteri baru tadi," ujarnya.

Sebelumnya, pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia mengaku telah siap untuk menyongsong era the new normal. Berbagai ketetapan telah dipersiapkan jika driver ojek online nantinya kembali diperbolehkan untuk mengangkut penumpang.

Ketua Presidium Nasional Garda Indonesia, Igun Wicaksono mengatakan, pihaknya sejak awal masa pandemi virus corona (Covid-19) telah menetapkan protokol kesehatan, baik kepada pengemudi maupun penumpang. Salah satunya dengan mengajak penumpang untuk membawa helm sendiri.

"Pada awal Maret 2020 Garda telah menerbitkan protokol kesehatan standar bagi para pengemudi dan himbauan agar penumpang membawa helm sendiri sebagai salah satu protokol kesehatan yang diterbitkan oleh Garda," terangnya dalam pesan tertulis kepada Liputan6.com, Rabu (27/5).

Igun menyampaikan, Garda juga tengah canangkan diterapkannya basic hygiene bagi para pengemudi maupun pengguna jasa ojek online. Itu dilakukan sebagai penguatan protokol kesehatan dan langkah preventif.

"Basic hygiene yang telah kami terapkan bagi para pengemudi ojol merupakan langkah preventif Garda dalam menyambut The New Normal, dimana apabila ojol sudah diperbolehkan membawa penumpang, maka diharapkan penumpang mendapatkan layanan ojol yang bersih dan higienis optimal," paparnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Driver Ojol Kena Order Fiktif Rp550 Ribu, Reaksi Petugas Polda Banten Jadi Sorotan
Sambut Era New Normal, Penumpang Ojek Online Harus Bawa Helm Sendiri
Penerapan New Normal Harus Diikuti Penambahan Armada Transportasi
Driver Ojek Online di Denpasar Ikhlas Tempuh 40 Km, Antar Penumpang Tak Punya Uang
Angkut Penumpang Selama PSBB, Ojek Online di Palembang Bakal Didenda Rp 250 Ribu
Pantang Menyerah, Begini 1001 Cara Driver Ojol Cari Uang di Tengah Sepinya Order

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Curhat Siswa Lulusan Tanpa Ujian Nasional

5