Kemenhub Ramal Ada Kenaikan 1,1 Juta Penumpang Kapal Saat Libur Natal dan Tahun Baru

UANG | 21 November 2019 10:50 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan prediksi lonjakan penumpang pada Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Di mana, akan terjadi peningkatan jumlah penumpang sebesar 1.191.786 orang atau sekitar 1,84 persen dari tahun sebelumnya.

"Kami mengantisipasi adanya lonjakan penumpang melihat dari tren tahun sebelumnya, sehingga diperlukan kesiapan agar perjalanan aman dan selamat," ujar Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, Wisnu Handoko, dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Jakarta, Kamis (21/11).

Lonjakan penumpang diprediksi terjadi pada 21 Desember pada periode pra-Natal, 28 Desember pada periode Natal dan Tahun Baru dan 4 Januari 2020 periode pasca Tahun Baru. Guna mengantisipasi jumlah lonjakan tersebut, Ditjen Perhubungan Laut telah menyiapkan 1.293 kapal dengan kapasitas sebanyak 3.415.838 penumpang.

Selain itu, Ditjen Perhubungan Laut juga akan melaksanakan pemantauan dengan menggelar Posko Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 mulai tanggal 18 Desember 2019 sampai dengan 8 Januari 2020 di seluruh pelabuhan di Indonesia

"Terdapat 51 pelabuhan yang akan dipantau untuk melihat perkembangannya dari tahun ke tahun," imbuh Wisnu.

1 dari 1 halaman

KAI Tambah Operasi Kereta di Libur Natal dan Tahun Baru

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah pengoperasian kereta pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019-2020. Ini dilakukan perusahaan untuk mengantisipasi kenaikan volume penumpang diperkirakan sebesar 4 persen menjadi 5,9 juta penumpang.

Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro mengatakan, selama masa Angkutan Nataru 2019-2020, KAI akan menjalankan 404 perjalanan kereta yang terdiri dari 374 kereta reguler dan 30 kereta Nataru, naik 2,5 persen dari tahun 2018 sebanyak 394 kereta, terdiri dari 346 kereta Reguler dan 48 kereta Nataru.

Untuk tahun ini, KAI menetapkan masa Angkutan Nataru 2019-2020 selama 18 hari, mulai 19 Desember 2019 sampai dengan 5 Januari 2020.

"KAI memperkirakan tanggal 22 dan 29 Desember sebagai tanggal favorit masyarakat untuk menggunakan jasa kereta api," kata Edi di Gedung Jakarta Railways Center, Jakarta, Senin (18/11).

Penambahan jumlah kereta yang disertai dengan peningkatan kapasitas tempat duduk harian sebesar 4 persen pada 2019, menjadi 250.012 tempat duduk dari 240.162 tempat duduk pada 2018.

Untuk mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang, KAI menjalankan 30 perjalanan KA Nataru yang dapat dipesan mulai tanggal 25 November 2019 di seluruh kanal penjualan.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Baca juga:
Menikmati Gemerlap Lampu-Lampu Natal di Kew Gardens
Blusukan ke Pasar Jelang Natal, Mendag Agus Pantau Harga Pangan Masih Stabil
Senin Depan, Kakorlantas Siapkan Anggota untuk Kawal Natal dan Tahun Baru
Penumpang Diprediksi Naik, KAI Tambah Operasi Kereta di Libur Natal dan Tahun Baru
Kemendag Terjunkan Tim Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru
Jelang Natal, New York Pasang Pohon Cemara Raksasa
Mendag Enggar Ingatkan Pemda Waspada Kenaikan Harga Pangan Jelang Natal & Tahun Baru